- Ilustrated by ChatGPT
Keciduk Relawan Bakar Lahan, Bocah di Banjarbaru Kalsel Mengaku Hanya Iseng
tvOnenews.com - Tiga orang bocah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan kedapatan tengah membakar lahan oleh relawan yang bertugas di lokasi kejadian.
Mirisnya, ketika ditanya soal alasan kenapa bakar lahan, ketiga bocah tersebut mengatakan jika mereka hanya iseng karena bosan saat lagi menongkrong.
Beberapa wilayah di Indonesia saat ini tengah dilanda bencana kebakaran hutan. Mulai dari Sumatera, Kalimantan dan terbaru Papua juga dilanda peristiwa ini.
Bukan hanya faktor kekeringan ataupun musim kemarau saja, namun ada juga sejumlah oknum yang sengaja membakar lahan untuk tujuan tertentu.
Seperti yang terjadi di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan baru-baru ini. Sebuah lahan dibakar oleh tiga orang bocah dengan menggunakan korek api.
Lokasi detail dari pembakaran lahan bocah-bocah ini adalah di Jalan Batu Besi, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (14/8).
Melansir dari Instagram @informasi_lima_banua_2, bocah ini telah kedapatan tiga kali membakar lahan di lokasi yang berbeda.
- Instagram @informasi_lima_banua_2
Dalam video terbaru yang viral di media sosial, awalnya seorang bocah menggunakan korek api membakar dahan-dahan kering di lahan tersebut.
Namun secara sengaja, mereka membiarkan api itu membesar dengan menambahkan daun-daun kering. Setelah makin besar, bocah ini tampak tertawa bahagia.
Aksi itu lantas dipergoki oleh relawan yang sedang bertugas di lokasi. Kebetulan, kawasan tersebut memang rawan akan tindak pembakaran lahan.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Lianganggang Iptu Isman Riskandany, dari tiga bocah di lokasi, hanya satu yang membakar, sedangkan dua lainnya menonton saja.
Lebih jauh, aksi pembakaran lahan ini telah dilakukan sebanyak tiga kali, namun yang terakhir akhirnya kepergok oleh relawan bertugas.
Saat ditanya kepolisian, tidak ada alasan khusus terkait alasan bocah tersebut membakar lahan yang dikhawatirkan memicu karhutla di Kalimantan Selatan.
- Mayawana Persada.
Kata si bocah, mereka hanya gabut atau iseng ketika sedang nongkrong, sehingga membakar daun kering di area hutan dianggap sebagai aktivitas menyenangkan.
“Alasannya karena gabut atau tidak ada pekerjaan. Sambil nongkrong-nongkrong, kemudian pelaku membakar lahan,“ kata Iptu Isman Riskandany.
Karena masih di bawah umur, maka pelaku diserahkan ke dinas sosial setempat untuk dilakukan pembinaan. Ia juga sudah buat surat pernyataan tak ulangi hal serupa.
Walau begitu, tetap saja banyak warganet yang terlanjur geram atas aksi dari bocah di Banjarbaru tersebut. Apalagi sekarang ini, kasus karhutla marak terjadi.