- Istimewa
Ajak 900 Pelajar di Empat Kota Wujudkan Merdeka Tanpa Narkoba, BNN dan Pelindo Lakukan Kolaborasi
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berkolaborasi bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda melalui program “Sobat Ananda Bersinar: Merdeka Tanpa Narkoba”.
Program ini menjangkau sekitar 900 pelajar di sembilan sekolah yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar.
Di Jakarta, salah satu kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 18 Jakarta Utara, yang berada di kawasan Tanjung Priok dan termasuk dalam ring 1 wilayah operasional Pelindo.
Pemilihan sekolah di sekitar wilayah operasional menjadi bagian dari upaya berkontribusi membangun lingkungan masyarakat sehat dan produktif, termasuk menghadapi tantangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Melalui program tersebut, para pelajar dibekali pengetahuan mengenai bahaya narkoba, faktor risiko penyalahgunaan, serta pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
Edukasi dilakukan secara interaktif melalui sosialisasi, diskusi, dan tanya jawab bersama narasumber dari BNN.
Usman Saroni mengatakan pihaknya sangat perhatian terhadap kawasan pelabuhan khususnya mencakup masyarakat yang hidup dan tumbuh di sekitarnya.
“Bagi kami menjaga pelabuhan bukan hanya mengenai keamanan dan kelancaran operasional, tetapi juga ikut memastikan generasi muda yang tumbuh di sekitarnya memiliki masa depan yang sehat dan terlindungi dari ancaman narkoba. Karena itu, kami mengambil langkah preventif dengan hadir langsung di sekolah-sekolah, khususnya di lingkungan terdekat dengan wilayah operasional kami,” ujar Usman dalam keterangannya, Jumat (26/8/2026).
Menurut Usman, kolaborasi dengan BNN menjadi penting karena pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini sekaligus mendorong keberanian generasi muda untuk mengenali risiko dan mengatakan tidak terhadap narkoba. Ini merupakan bagian dari kontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing,” ucap Usman.
Sementara, Direktur Advokasi BNN RI, Tatiek Sufahriani, menambahkan membangun ketahanan generasi muda terhadap narkoba merupakan investasi penting bagi masa depan Indonesia.
“Kami hari ini sedang membangun generasi yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, membangun generasi yang sehat, produktif, dan mampu menjaga dirinya dari berbagai pengaruh negatif merupakan investasi yang sangat penting. Saya berharap semangat ini dapat menjadi bagian dari Sobat Ananda Bersinar,” ujar Tatiek.