- freepik
Viral Anggota TNI Pakaian Sipil Diperiksa Polisi saat Demo DPR, Polda Metro Ungkap Alasannya
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya buka suara terkait video viral yang memperlihatkan seorang anggota TNI berpakaian sipil sempat diperiksa dan digeledah polisi saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Polisi menyebut pemeriksaan tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman di tengah situasi aksi yang dipenuhi massa. Kondisi kerumunan yang padat membuat petugas kesulitan mengenali identitas personel dari masing-masing institusi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan persoalan tersebut telah dikoordinasikan antarinstitusi.
"Kesalahpahaman di kondisi di lapangan. Antar institusi sudah berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan ini," ujar Budi kepada wartawan, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Polisi Sempat Kesulitan Kenali Identitas Anggota TNI
Budi menjelaskan, situasi di lokasi demonstrasi ketika itu cukup padat. Banyaknya massa yang berkumpul membuat proses identifikasi terhadap orang-orang yang berada di tengah kerumunan menjadi lebih sulit.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan anggota TNI yang mengenakan pakaian sipil sempat diperiksa oleh petugas kepolisian.
"Ya dalam kondisi yang memang crowd pada saat di lapangan situasi dan kondisi yang sulit untuk kita mengenali masing-masing," jelas Budi.
Dengan mengenakan pakaian sipil, anggota TNI tersebut tidak langsung dikenali sebagai personel militer oleh petugas yang berada di lapangan.
Pemeriksaan kemudian dilakukan dalam situasi pengamanan demonstrasi yang sedang berlangsung.
Persoalan Sudah Dikoordinasikan dengan Mabes TNI
Polda Metro Jaya memastikan persoalan tersebut telah dikoordinasikan dengan Mabes TNI.
Budi menyebut kehadiran anggota TNI dalam pengamanan situasi saat demonstrasi merupakan bagian dari sinergitas antarinstansi.
Menurutnya, koordinasi antara TNI dan Polri diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya ketika terjadi konsentrasi massa dalam jumlah besar di Ibu Kota.
Karena itu, kejadian pemeriksaan terhadap anggota TNI berpakaian sipil tersebut disebut sebagai kesalahpahaman yang terjadi dalam kondisi lapangan yang sulit.
Polda Metro Jaya dan pihak TNI kemudian melakukan komunikasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Video Pemeriksaan Anggota TNI Viral di Media Sosial
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan seorang pria diduga anggota TNI diperiksa polisi ketika berada di tengah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.
Dalam video tersebut, pria yang mengenakan pakaian sipil tampak diperiksa oleh petugas. Ia kemudian menunjukkan kartu tanda anggota TNI untuk menjelaskan identitasnya.
Pria tersebut juga terlihat membawa sejumlah perangkat komunikasi berupa Handy Talky (HT).
Video itu kemudian menyebar di media sosial dan menimbulkan perhatian publik karena memperlihatkan seorang yang kemudian diketahui merupakan anggota TNI berada dalam pemeriksaan petugas kepolisian saat aksi berlangsung.
Polda Metro Jaya selanjutnya memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
Kehadiran TNI Disebut Bagian dari Sinergi Pengamanan
Polda Metro Jaya menegaskan kehadiran personel TNI dalam situasi demonstrasi merupakan bagian dari sinergitas antarinstansi.
Namun, kondisi lapangan yang penuh dengan kerumunan membuat petugas tidak selalu dapat langsung membedakan identitas setiap personel yang berada di lokasi, terutama ketika anggota menggunakan pakaian sipil.
Budi mengatakan koordinasi telah dilakukan dengan Mabes TNI untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Dengan penjelasan tersebut, Polda Metro Jaya menyebut pemeriksaan terhadap anggota TNI berpakaian sipil terjadi akibat kesalahpahaman dalam situasi lapangan yang padat.
Polisi juga menegaskan komunikasi antarinstitusi tetap dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan selama rangkaian aksi demonstrasi berlangsung. (nsp)