Polisi Sebut Sebagian Besar Pelaku Kerusuhan 27 Agustus Terafiliasi Anarko
- tvOnenews.com/Rizki Amana
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengungkap pelaku kerusuhan pasca aksi demonstrasi 27 Agustus merupakan terafiliasi dengan kelompok anarko.
"Sebagian besar dari yang melakukan kerusuhan ini berdasarkan hasil pendalaman yang penyidik lakukan, terafiliasi atau memiliki paham dalam komunitas anarko," ucap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, Sabtu (29/8/2026).
Iman mengungkapkan bahwa kelompok kerusuhan dengan aksi demontrasi di DPR RI merupakan hal yang berbeda.
Ia menegaskan bahwa para pelaku kerusuhan datang pada malam hari setelah para massa demonstran usai melakukan unjuk rasa.
"Ketika para pengunjuk rasa pertama sudah selesai melakukan kegiatannya dan kemudian para petugas kami sedang melakukan konsolidasi, lalu sekelompok massa yang tidak dikenal tiba-tiba mendatangi dan melakukan penyerangan," tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa massa yang tak dikenal tersebut murni merupakan kelompok yang sengaja membuat kerusuhan terjadi.
"Pengrusakan fasilitas umum tanpa membawa atau mengusung aspirasi apapun. Jadi memang ini adalah murni tujuan untuk melakukan kerusuhan," ungkapnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 322 orang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, sebanyak 162 merupakan dewasa dan sisanya merupakan rentang usia 12 hingga 19 tahun.
"162 orang dewasa berusia 18 hingga 40 tahun ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya, serta 160 anak berusia 12 sampai 19 tahun ditangani Direktorat PPA dan PPO Polda Metro Jaya," katanya, Jumat (28/8/2026).
Di sisi lain Budi menjelaskan, bahwa hasil kondisi di lapangan, petugas menemukan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, mata panah hingga bambu.
"Petugas menemukan berupa senjata tajam golok, gunting, asahan pisau, 10 lembar PVC, ketapel, 19 mata panah, 1 rantai besi, 4 tongkat bambu," jelasnya.
Sementara itu terkait aksi pengrusakan terhadap fasilitas umum pada saat Kamis malam lalu, ia memastikan seluruhnya dapat dikendalikan.
"Kerusakan-kerusakan yang mengikuti terkait tentang pengrusakan fasilitas umum milik pemerintah, milik kepolisian, termasuk pagar yang dibakar, ini juga dapat dikendalikan dan diamankan dengan baik," tandasnya.(aha/raa)
Load more