news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum DPP ormas GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshal (tengah).
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

GRIB Jaya Minta Dugaan Keterlibatan Hercules Dibuktikan dengan Fakta

GRIB Jaya menjelaskan kehadiran Hercules pascakerusuhan 27 Agustus disebut untuk memantau situasi dan menjaga kondusivitas, bukan terlibat kerusuhan.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPP GRIB) Jaya memberikan klarifikasi terkait beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules bersama sejumlah orang di lapangan setelah peristiwa kerusuhan pada 27 Agustus 2026.

Klarifikasi tersebut disampaikan Divisi Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, S.H., M.H., menyusul munculnya berbagai narasi di media sosial yang mengaitkan kehadiran Hercules dengan kerusuhan dan dugaan kekerasan yang terjadi di sejumlah lokasi, termasuk Pejompongan, Jakarta Pusat.

GRIB Jaya meminta masyarakat tidak langsung menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video atau narasi yang beredar di media sosial.

Dalam keterangannya, GRIB Jaya menyampaikan sejumlah poin penting mengenai kehadiran Hercules setelah peristiwa tersebut.

1. GRIB Jaya sebut kehadiran Hercules bukan untuk terlibat kerusuhan

GRIB Jaya menegaskan keberadaan Hercules bersama masyarakat di lapangan pada malam 27 Agustus 2026 harus dilihat berdasarkan situasi dan kondisi keamanan saat itu.

Menurut Wilson, kehadiran Hercules disebut sebagai bagian dari upaya persuasif untuk memantau keadaan dan menjaga kondusivitas lingkungan.

GRIB Jaya membantah bahwa kehadiran tersebut dimaksudkan untuk melakukan provokasi maupun terlibat dalam benturan fisik.

"Keberadaan Pak Hercules bersama sekelompok masyarakat di lokasi pada malam hari pascaperistiwa tersebut harus dilihat dalam konteks situasi keamanan dan kondisi lingkungan pada saat itu," tulis Wilson dalam klarifikasi tersebut.

GRIB Jaya juga menegaskan secara organisasi tidak pernah ada instruksi kepada anggota untuk mengikuti demonstrasi maupun melakukan kegiatan yang berkaitan dengan aksi tersebut.

Menurut Wilson, instruksi Ketua Umum telah disampaikan secara internal kepada jajaran organisasi.

2. Seruan "pulang-pulang" disebut sebagai imbauan

Salah satu hal yang ikut disorot GRIB Jaya adalah terdengarnya seruan "pulang-pulang" dalam video yang beredar.

Wilson meminta ucapan tersebut tidak dipisahkan dari konteks keseluruhan peristiwa.

Menurut dia, seruan tersebut dapat dimaknai sebagai imbauan agar masyarakat atau massa meninggalkan lokasi secara tertib ketika situasi mulai tidak kondusif.

GRIB Jaya menilai ajakan untuk membubarkan diri secara damai justru dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya gesekan yang lebih besar.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral