news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pindah rumah.
Sumber :
  • Pexels/MART PRODUCTION

Tahun Ajaran Baru Bukan Cuma Soal Kampus, Ada Rantai Ekonomi dari Kos hingga Jasa Angkut

Tahun ajaran baru menggerakkan ekonomi kota pendidikan, dari kos, transportasi, ritel, kuliner hingga jasa angkut yang ikut mengalami peningkatan permintaan.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comTahun ajaran baru membawa dampak ekonomi yang lebih luas dari sekadar meningkatnya aktivitas di kampus. Kedatangan mahasiswa baru ke kota-kota pendidikan ikut mendorong transaksi di berbagai sektor, mulai dari kos, transportasi, jasa angkut, hingga kebutuhan perlengkapan kamar.

Perpindahan mahasiswa dari daerah asal ke kota tujuan membuat permintaan hunian meningkat. Pembayaran sewa kos atau kontrakan kemudian diikuti kebutuhan lain, seperti kasur, perabotan, perlengkapan kamar, serta jasa perawatan dan renovasi hunian.

Efek ekonomi berikutnya muncul dari mobilitas mahasiswa dan barang bawaan mereka. Mahasiswa yang pindah ke kota baru membutuhkan jasa angkut untuk membawa barang pribadi dari rumah asal ke kos, asrama, atau tempat tinggal sewa, baik melalui pengiriman antarkota maupun dalam kota.

Setelah menetap, mahasiswa juga menjadi konsumen baru bagi berbagai usaha di sekitar kawasan kampus. Transportasi umum, ojek online, rental kendaraan, toko perlengkapan rumah tangga, warung makan, kafe, hingga jasa laundry ikut mendapat tambahan permintaan dari masuknya mahasiswa baru.

Rangkaian transaksi tersebut menciptakan efek ekonomi turunan yang berputar di kota pendidikan. Aktivitas yang bermula dari perpindahan mahasiswa kemudian merembet ke sektor hunian, logistik, ritel, transportasi, kuliner, dan berbagai kebutuhan harian selama mahasiswa tinggal di kota tujuan.

Sektor yang Ikut Bergerak

Beberapa sektor yang mendapat dampak dari momentum tahun ajaran baru antara lain:

  • Hunian: pembayaran sewa dan deposit kos atau kontrakan, termasuk kebutuhan renovasi serta perawatan.
  • Logistik: jasa pengiriman dan angkut barang pribadi mahasiswa dari daerah asal ke tempat tinggal baru.
  • Ritel dan UMKM: penjualan alat mandi, sprei, rak portable, hanger, alat tulis, hingga peralatan elektronik kecil.
  • Transportasi: peningkatan penggunaan transportasi umum, ojek online, rental kendaraan, dan BBM lokal.
  • Kuliner dan jasa harian: bertambahnya konsumen bagi warung makan, kafe, katering, serta laundry.

Perputaran uang tersebut tidak hanya terjadi ketika mahasiswa pertama kali datang. Mahasiswa yang tinggal di kota pendidikan selama masa perkuliahan juga menjadi konsumen bagi berbagai usaha lokal dalam jangka waktu yang panjang.

Permintaan Jasa Pindahan Ikut Meningkat

Gambaran mengenai meningkatnya kebutuhan jasa angkut saat momentum tahun ajaran baru terlihat dari catatan Lalamove di sejumlah kota pendidikan Indonesia.

Lalamove mencatat peningkatan kebutuhan layanan pengiriman untuk keperluan pindahan mahasiswa di Malang, Yogyakarta, dan Semarang. Ketiga kota tersebut mencatat rekor jumlah order tertinggi sepanjang layanan Lalamove beroperasi di masing-masing kota pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Peningkatan tersebut sejalan dengan mobilitas mahasiswa, terutama mahasiswa baru, yang mulai berpindah menuju kos, asrama, maupun tempat tinggal sewa di kota tujuan pendidikan.

Di Malang, rekor order terjadi pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Pada periode tersebut, pertumbuhan order selesai mencapai 31,9 persen secara bulanan.

Merjosari dan Dinoyo menjadi dua lokasi tujuan pengantaran teratas. Kedua kawasan tersebut dikenal memiliki aktivitas hunian mahasiswa yang tinggi. Untuk kebutuhan pindahan, pick-up bak dan van menjadi jenis kendaraan yang paling banyak digunakan pengguna.

Sementara itu, Yogyakarta mencatat rekor order pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan pertumbuhan order selesai mencapai 32,8 persen secara bulanan.

Kawasan Depok dan Mlati menjadi lokasi tujuan pengantaran dengan permintaan tertinggi. Sebagai salah satu kota dengan budaya kos dan kehidupan mahasiswa yang kuat, Yogyakarta menunjukkan tingginya kebutuhan layanan yang membantu mahasiswa berpindah tempat tinggal.

Semarang hingga Bandung Ikut Mencatat Lonjakan

Semarang juga mencatat rekor order pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Permintaan pengiriman banyak mengarah ke kawasan Tembalang dan Gunungpati yang berada di sekitar pusat aktivitas perguruan tinggi.

Seperti Malang, pick-up bak dan van menjadi armada yang paling banyak digunakan pengguna di Semarang untuk kebutuhan pindahan.

Tren serupa juga terlihat di Bandung sebagai salah satu tujuan utama pendidikan tinggi di Indonesia. Lalamove mencatat rekor jumlah order di Bandung selama tiga hari, yaitu pada 3, 5, dan 7 Agustus 2026.

Peningkatan order di sejumlah kota tersebut menunjukkan bahwa momentum awal tahun ajaran turut mendorong mobilitas mahasiswa sekaligus kebutuhan jasa pindahan di berbagai kota pendidikan.

Pindahan Mahasiswa Makin Mengandalkan Layanan Berbasis Aplikasi

Perubahan pola kebutuhan pindahan juga terlihat dari penggunaan layanan berbasis aplikasi. Mahasiswa dapat mengatur kebutuhan pengiriman melalui aplikasi, mulai dari memilih kendaraan, mengetahui harga sejak awal, hingga memantau perjalanan secara real-time.

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan awal tahun ajaran menjadi salah satu momen ketika kebutuhan pengiriman meningkat karena mahasiswa harus membawa berbagai barang untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan perkuliahan di tempat tinggal baru.

Menurut dia, pick-up bak dan van menjadi pilihan favorit karena mampu mengangkut banyak barang dalam satu perjalanan dengan tarif yang tetap terjangkau bagi mahasiswa.

Selain pemesanan melalui aplikasi, Lalamove juga menyediakan fitur seperti extra helper dan door-to-door. Fitur tersebut membantu mahasiswa dalam proses pengangkutan barang hingga pengantaran ke tempat tinggal, termasuk ketika barang perlu dibawa sampai ke lantai atas.

Lalamove menyatakan akan terus menyediakan layanan pengiriman yang mudah diakses, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat pada berbagai momentum, termasuk ketika mahasiswa memulai perjalanan akademik di kota baru. 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral