- Antara
Menkeu Purbaya Kejar Pajak dan Cukai yang Bocor: Yang Selundupan-selundupan Kita Beresin
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan mencari sumber pembiayaan untuk program makan bergizi gratis (MBG) usai hasil Putusan Mahkamah Konstitusi di mana pemisahan anggaran dari sektor pendidikan paling lambat 2028.
Menurut Menkeu Purbaya, opsi realokasi anggaran masih bisa dilakukan.
"Itu kita pikirkan nanti, pembahasan anggaran 2028. Tapi saya pikir kita bisa realokasi sana-sini sehingga kita mencukupi," beber Purbaya saat di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu (30/8/2026).
Purbaya belum bisa memastikan realokasi untuk program MBG berasal dari pos anggaran mana.
Namun, opsi memangkas anggaran sektor strategis, seperti di sektor kesehatan dan pertahanan bukanlah strategi utama.
Ia menjelaskan tambahan uang negara akan ditingkatkan melalui perpajakan dan cukai hasil dari menutup kebocoran yang terjadi selama ini.
"Ya makanya kuncinya sekarang ke depan adalah peningkatan efisiensi pajak dan bea cukai collection-nya. Kita ngamanin dari kebocoran-kebocoran yang signifikan ke depan," jelas Purbaya.
Purbaya menyebut potensi penerimaan dari sektor yang selama ini tidak beroperasi sesuai aturan bisa mencapai Rp 10 triliun. Ia mencontohkan dari sektor industri baja dalam negeri potensi kebocoran bisa mencapai Rp 5 triliun.
"Dari pajak aja yang nggak beroperasi dengan benar sesuai dengan aturan yang ada, dari (perusahaan) China itu bisa Rp 5 triliun lebih. Dari (sektor) bahan bangunan yang sama cara kerjanya Rp 5 triliun lebih. Dari nanti yang selundupan-selundupan kita beresin juga. Harusnya nanti akan lebih bagus karena yang bayar lebih banyak," pungkasnya. (aag)