news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara..
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Gunung Sinabung Meletus Lagi, Kolom Abu Membumbung 3,5 Kilometer dan Berwarna Hitam Pekat

Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara, erupsi Senin pagi dengan kolom abu setinggi 3,5 kilometer. Status gunung masih Level II Waspada.
Senin, 31 Agustus 2026 - 12:39 WIB
Reporter:
Editor :

Karo, tvOnenews.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pagi. Erupsi Gunung Sinabung memuntahkan kolom abu vulkanik tebal yang membumbung hingga sekitar 3.500 meter atau 3,5 kilometer di atas puncak.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan aktivitas erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, Lana menyebut erupsi Gunung Sinabung masih berlangsung ketika laporan tersebut disampaikan.

“Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sementara ini kurang lebih 1 jam 1 menit 48 detik,” kata Lana.

Erupsi tersebut ditandai dengan kemunculan kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal. Kolom abu Gunung Sinabung teramati bergerak atau condong ke arah timur dan tenggara.

Erupsi Terekam di Seismogram

Berdasarkan pemantauan Badan Geologi, aktivitas erupsi Gunung Sinabung juga terekam melalui seismogram.

Amplitudo maksimum yang tercatat mencapai 120 milimeter. Sementara itu, durasi erupsi yang terpantau hingga laporan tersebut disampaikan berlangsung sekitar 1 jam 1 menit 48 detik.

Kolom abu yang mencapai sekitar 3,5 kilometer di atas puncak menjadi salah satu tanda aktivitas erupsi Gunung Sinabung pada Senin pagi.

Badan Geologi kemudian mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan sesuai dengan status aktivitas Gunung Sinabung.

Gunung Sinabung Masih Level II Waspada

Saat ini, Gunung Sinabung masih berada pada Status Level II atau Waspada.

Dengan status tersebut, Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Sinabung.

Masyarakat maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sebelumnya telah direlokasi.

Selain itu, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas di dalam zona bahaya yang telah ditetapkan.

Berikut wilayah yang masuk dalam rekomendasi zona bahaya Gunung Sinabung:

  • Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung.

  • Radius sektoral 4,5 kilometer untuk wilayah selatan-tenggara.

Larangan aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko bagi masyarakat maupun wisatawan di tengah aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Warga Dekat Aliran Sungai Diminta Waspada

Badan Geologi juga memberikan perhatian terhadap masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung.

Warga di kawasan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya banjir lahar dingin.

Imbauan tersebut diberikan karena daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung berpotensi terdampak apabila terjadi banjir lahar dingin.

Masyarakat diminta memperhatikan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Pemkab Karo Diminta Aktif Berkoordinasi

Badan Geologi juga meminta Pemerintah Kabupaten Karo terus melakukan koordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung.

Koordinasi juga perlu dilakukan bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan terbaru aktivitas Gunung Sinabung yang pada Senin pagi mengalami erupsi dengan kolom abu setinggi kurang lebih 3,5 kilometer di atas puncak.

Dengan status Gunung Sinabung yang masih berada pada Level II atau Waspada, Badan Geologi menekankan pentingnya masyarakat dan wisatawan mematuhi batas zona bahaya yang telah ditetapkan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar gunung api tersebut.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral