News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Soroti Keracunan MBG di Sumut: Tunjukkan Pengawasan Tidak Berjalan Baik

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menilai, kejadian berulang ini menjadi indikasi kuat sistem pengawasan pemerintah tidak berjalan dengan baik.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:59 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (tengah) menjenguk seorang murid SMA Negeri 1 Berastagi menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis di RSU Haji Medan, Sumatera Utara, Jumat (14/8/2026).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Jakarta, tvOnenews.com - PDI Perjuangan atau PDIP mengkritik terulangnya kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa sekolah akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menilai, kejadian berulang ini menjadi indikasi kuat bahwa sistem pengawasan pemerintah tidak berjalan dengan baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasto juga menuding adanya keterlibatan pihak-pihak "pemburu rente" yang menurunkan kualitas makanan demi mengambil keuntungan finansial.

Kritik tersebut disampaikan Hasto seusai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin (17/8/2026).

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sumber :
  • tvOnenews/Aldi Herlanda.

"Ini kan persoalan yang sejak awal terjadi. Ketika persoalan itu berulang-ulang, artinya kan sistem tidak bekerja. Kontrol tidak bekerja dan kemudian juga menunjukkan mengapa kualitasnya tidak baik? Karena di situ ada pemburu rente," kata Hasto.

Melihat jatuhnya korban dari kalangan siswa sekolah, Hasto mendesak pemerintah untuk segera melakukan revisi serta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan mekanisme penyaluran program MBG.

"Inilah yang kemudian harus dilakukan revisi secara total. Harus dilakukan suatu evaluasi secara menyeluruh, sudah terlalu banyak korban yang terjadi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Hasto menjelaskan bahwa PDIP sejatinya memiliki rekam jejak dan konsep penanganan gizi rakyat yang teruji di daerah. 

Ia mencontohkan keberhasilan kebijakan pemenuhan gizi rakyat yang pernah diterapkan oleh Tri Rismaharini saat menjabat Wali Kota Surabaya, Idham Samawi sewaktu menjadi Bupati Bantul, hingga Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi.

Menurut Hasto, kunci keberhasilan program pemenuhan gizi terletak pada pendekatan partisipatif yang melibatkan warga setempat, bukan sekadar proyek tersentralisasi dari atas ke bawah (top-down).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PDI Perjuangan memiliki konsep bagaimana untuk membantu kebutuhan gizi bagi rakyat. Langkah-langkah yang partisipatif melibatkan rakyat. Jadi jangan anggap bahwa program pemberian makanan bergizi itu sebagai satu yang top-down," jelas Hasto.

Ia menyarankan agar pemerintah pusat cukup bertindak sebagai penjamin dan pengawas kualitas (quality assurance dan quality control), sementara eksekusi penyediaan makanan diserahkan kepada partisipasi aktif masyarakat dan UMKM lokal demi menjamin kesegaran serta mutu makanan. (Rahmat Fatahillah Ilham)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raih Medali Perak Asian Games 2026, Fitriani/Fadona Alihkan Fokus Tatap Kualifikasi Piala Dunia Padel

Raih Medali Perak Asian Games 2026, Fitriani/Fadona Alihkan Fokus Tatap Kualifikasi Piala Dunia Padel

Ganda Putri Padel Indonesia, Fitriani/Fadona langsung mengalihkan perhatian menuju kualifikasi Piala Dunia setelah menyumbangkan medali perak Asian Games 2026.
Eks Wasit FIFA dari Malaysia Singgung Insiden Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh: Ada Kesalahpahaman di Sana

Eks Wasit FIFA dari Malaysia Singgung Insiden Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh: Ada Kesalahpahaman di Sana

Eks wasit FIFA asal Malaysia, Subkhiddin Mohd Salleh, menyoroti insiden tambahan waktu dalam laga Timnas Indonesia vs Bangladesh. Ia menduga ad miskomunikasi.
Timnas Putri Indonesia U-17 Bidik Juara Grup Piala Asia U-17 2027 di Singapura, Erick Thohir Kirim Pesan Khusus

Timnas Putri Indonesia U-17 Bidik Juara Grup Piala Asia U-17 2027 di Singapura, Erick Thohir Kirim Pesan Khusus

Timnas Putri Indonesia U-17 tiba di Singapura dan membidik juara Grup B demi lolos ke Piala Asia U-17 2027. Tuan rumah menjadi lawan terberat Garuda Pertiwi.
Top 3 FIFA ASEAN Cup: Media Vietnam Sentil Skuad Garuda, Daftar Pemain Belum Dapat Menit Bermain, hingga Poin FIFA Singapura Terkuras

Top 3 FIFA ASEAN Cup: Media Vietnam Sentil Skuad Garuda, Daftar Pemain Belum Dapat Menit Bermain, hingga Poin FIFA Singapura Terkuras

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Berikut rangkuman tiga artikelnya.
Hong Kong Cetak Sejarah, Bungkam Kamboja 2-0 dan Jadi Juara Perdana FIFA ASEAN Challenge Cup 2026

Hong Kong Cetak Sejarah, Bungkam Kamboja 2-0 dan Jadi Juara Perdana FIFA ASEAN Challenge Cup 2026

Hong Kong mencetak sejarah setelah menaklukkan Kamboja 2-0 di final dan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Challenge Cup 2026 di hadapan publik Kai Tak Stadium.
Fantastis! Harta Kekayaan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Ternyata Pernah Jabat Kepala BNN

Fantastis! Harta Kekayaan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Ternyata Pernah Jabat Kepala BNN

Suyudi Ario Seto tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp5.847.000.000 atau Rp5,847 miliar sebelum menjalani uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral