news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seorang prajurit Rusia berbicara kepada para tentara cadangan di sebuah titik pertemuan di Kota Volzhsky, wilayah Volgograd, Rusia, 28 September 2022.
Sumber :
  • Antara

8 WNI Disebut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Segini Gajinya

FISU menduga para WNI tersebut tertarik bergabung karena ditawari bayaran atau penghasilan bulanan yang tinggi.
Selasa, 1 September 2026 - 12:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) menyebut sedikitnya delapan warga negara Indonesia (WNI) direkrut sebagai tentara bayaran Rusia untuk berperang melawan Ukraina.

Informasi tersebut disampaikan FISU pada 27 Agustus. Intelijen Ukraina menyatakan perekrutan itu diketahui setelah memperoleh salinan komunikasi Kementerian Luar Negeri Rusia terkait proses pengurusan visa bagi sejumlah WNI.

Delapan WNI yang disebut dalam laporan tersebut yakni Yuda Putra Pratama, Haryanto Dwi Kencana, Erwanda, Ngangun Hudri Fadli, Syaripudin Muhammad, Maulana M Hadi, Iskandar Wahyu Oktavian, dan Helmi Nugraha Hakim.

FISU menduga para WNI tersebut tertarik bergabung karena ditawari bayaran atau penghasilan bulanan yang tinggi.

Lantas, berapa gaji warga negara asing yang direkrut untuk menjadi tentara bayaran Rusia?

Seperti diketahui, kasus mantan anggota marinir TNI AL Satria Kumbara yang bergabung dalam perang Rusia-Ukraina pernah membuat heboh publik beberapa waktu lalu.

Berdasarkan sejumlah laporan investigasi dan kesaksian pekerja migran yang berhasil meninggalkan medan perang, warga asing yang direkrut Rusia ditawarkan bayaran yang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan standar penghasilan di negara asal mereka.

Gaji Capai Rp40 Juta per Bulan

Mengutip Deutsche Welle, tentara asing yang bekerja untuk Rusia disebut memperoleh bayaran sekitar US$2.000 hingga US$2.500 atau setara Rp32 juta hingga Rp40 juta per bulan.

Informasi tersebut salah satunya berasal dari kesaksian warga Sri Lanka bernama Walasmulla. Ia mengaku dijanjikan bayaran US$2.300 setiap bulan apabila bergabung sebagai tentara bayaran Rusia.

Saat pertama kali dikirim ke medan perang melawan Ukraina, Walasmulla mengaku menerima pembayaran awal sebesar US$2.000.

Kesaksian tersebut disampaikan setelah dirinya ditahan pasukan Ukraina dalam kondisi mengalami luka serius.

Namun, besarnya nominal yang dijanjikan tidak selalu diterima secara penuh oleh para tentara asing. Sebagian bahkan disebut tidak memperoleh pembayaran sama sekali.

Para perekrut juga dilaporkan membebankan biaya besar kepada calon tentara. Sejumlah orang disebut terlilit utang setelah harus membayar agen hingga US$9.000 atau sekitar Rp145 juta untuk kebutuhan visa dan tiket perjalanan menuju Rusia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral