news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menunjukan sketsa wajah pelaku pengeroyokan pria di Pejompongan.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira-tvOne

Polisi Sebut Belum Ada Indikasi Pelaku Pengeroyokan Maut Bambang Setiawan Adalah Anggota Ormas

Polda Metro Jaya menyebut belum ada indikasi pelaku pengeroyokan Bambang Setiyawan merupakan anggota ormas tertentu. Polisi kantongi dua sketsa
Rabu, 2 September 2026 - 21:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya menegaskan belum menemukan indikasi bahwa terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan warga Pejompongan, Bambang Setiyawan (59), merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) tertentu.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin mengatakan kesimpulan sementara tersebut diperoleh berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa penyidik.

Bambang Setiyawan menjadi korban pengeroyokan saat kerusuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Hingga kini, polisi masih mendalami identitas pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan hingga menyebabkan Bambang meninggal dunia.

"Kami belum menemukan adanya indikasi bahwa pelaku ini adalah merupakan anggota komunitas tertentu," kata Kombes Iman Imanuddin, Rabu, 2 September 2026.

Iman meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan latar belakang pelaku, terutama berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, informasi yang menjadi dasar penyelidikan polisi berasal dari keterangan saksi yang telah dimintai keterangan. Karena itu, dia mengimbau masyarakat tidak menyebarkan dugaan yang belum terkonfirmasi.

"Ini keterangan kami peroleh dari saksi-saksi yang sudah kami mintai keterangan, sehingga kami juga mengajak mari sama-sama semua pihak yang berada di media sosial beropini untuk menghentikan agar tidak membuat masyarakat menjadi bingung," ujarnya.

Polisi Kantongi Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku

Di tengah proses penyidikan, polisi telah menunjukkan dua sketsa wajah yang diduga mengarah kepada pelaku pengeroyokan atau penganiayaan yang menyebabkan Bambang meninggal dunia.

Sketsa tersebut dibuat berdasarkan keterangan saksi yang kemudian dicocokkan dengan petunjuk lain, termasuk hasil analisis digital dan rekaman kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian.

Iman menjelaskan penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dengan hasil analisis digital untuk mendapatkan gambaran wajah terduga pelaku.

“Berdasarkan keterangan saksi, didukung dengan petunjuk-petunjuk lain, selanjutnya penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisa digital didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut,” kata Iman.

Dari hasil tersebut, polisi memperoleh dua sketsa wajah dengan ciri-ciri yang berbeda.

Ciri-ciri Dua Terduga Pelaku

Kedua orang yang wajahnya dituangkan dalam sketsa tersebut diperkirakan merupakan pria berusia sekitar 30 hingga 40 tahun.

Terduga pelaku pertama memiliki sejumlah ciri fisik yang berhasil digambarkan berdasarkan keterangan saksi dan analisis digital.

Ciri-ciri tersebut meliputi:

  • Wajah berbentuk oval.

  • Alis tipis.

  • Bibir tebal.

  • Hidung pesek.

  • Bola mata berwarna hitam.

  • Warna kulit cokelat.

Sementara itu, terduga pelaku kedua memiliki bentuk wajah yang berbeda. Polisi menyebut pria tersebut memiliki wajah berbentuk kotak.

Ciri lainnya yakni hidung pesek dan bibir bagian bawah yang tebal. Pria tersebut juga disebut memiliki kumis dan janggut.

“Sementara itu dua yang kami dapat lakukan sketsa wajah dari keterangan saksi maupun analisa digital di lokasi kejadian perkara,” tutur Iman.

Penyidik Masih Kejar Identitas Pelaku

Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas kedua pria yang tergambar dalam sketsa tersebut.

Sketsa wajah menjadi salah satu petunjuk yang digunakan penyidik untuk mengembangkan penyelidikan kasus pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiyawan.

Selain mendalami identitas terduga pelaku, polisi juga masih berupaya memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi saat kerusuhan usai aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

Polisi sebelumnya mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi yang kemudian menjadi dasar dalam pembuatan sketsa wajah. Keterangan tersebut juga dicocokkan dengan hasil analisis digital dari lokasi kejadian.

Di sisi lain, polisi mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengaitkan terduga pelaku dengan kelompok atau komunitas tertentu sebelum adanya bukti yang menguatkan.

Polda Metro Jaya memastikan penyidikan masih berjalan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pengeroyokan hingga menyebabkan Bambang Setiyawan kehilangan nyawa.

VIVA/Foe Peace Simbolon

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
02:43
05:51
04:43
02:08
01:14

Viral