news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bambang Setiawan, korban jiwa di kerusuhan 27 Agustus..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Polisi Terbitkan LP Model A untuk Ungkap Kematian Bambang Saat Kerusuhan 27 Agustus

Polda Metro Jaya menerbitkan LP Model A untuk mengusut kematian Bambang Setiyawan saat kerusuhan 27 Agustus. Polisi juga telah mengantongi hasil visum.
Rabu, 2 September 2026 - 22:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengambil langkah baru untuk mengusut kematian Bambang Setiyawan (59) saat kerusuhan usai aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menerbitkan Laporan Polisi (LP) Model A untuk mengusut peristiwa yang menyebabkan warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut meninggal dunia.

Laporan Polisi Model A merupakan laporan tertulis yang dibuat anggota Polri yang mengalami, mengetahui, atau menemukan secara langsung suatu peristiwa pidana.

Laporan tersebut diterbitkan meski sebelumnya keluarga Bambang menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin mengatakan penerbitan LP Model A merupakan bentuk langkah proaktif kepolisian dalam mengungkap peristiwa hukum yang menyebabkan Bambang kehilangan nyawa.

“(Laporan Model A) Ini kami buat sebagai bentuk proaktif Polri di dalam memberikan perlindungan dan menghadirkan keberadaan negara di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan, perlindungan dan mengungkap apa yang terjadi,” kata Iman, Rabu, 2 September 2026.

Menurut Iman, penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut tetap dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Polisi Sudah Kantongi Hasil Visum

Selain menerbitkan LP Model A, penyidik Polda Metro Jaya juga telah memperoleh hasil visum terhadap Bambang.

Pemeriksaan medis tersebut dilakukan di Rumah Sakit Polri. Iman mengatakan pihak keluarga tidak keberatan ketika polisi melakukan visum terhadap jenazah Bambang.

“Tentunya visum sudah kami lakukan. Dan keluarga tidak keberatan untuk dilakukan visum, sehingga hasil visumnya juga sudah kami peroleh dari Rumah Sakit Polri,” ujarnya.

Hasil visum tersebut menjadi salah satu bagian dalam proses penyelidikan polisi untuk mengungkap peristiwa yang menyebabkan Bambang meninggal dunia.

Sementara itu, terkait autopsi, keluarga sebelumnya telah menyatakan penolakan terhadap pemeriksaan tersebut terhadap jenazah Bambang.

Meski demikian, penolakan autopsi tidak menghentikan langkah kepolisian untuk mengusut dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Polisi tetap menjalankan proses hukum melalui penerbitan LP Model A.

Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku

Langkah penyelidikan Polda Metro Jaya juga diperkuat dengan pembuatan dua sketsa wajah yang diduga mengarah kepada pelaku pengeroyokan atau penganiayaan terhadap Bambang.

Bambang diketahui menjadi korban pengeroyokan setelah kerusuhan yang terjadi usai aksi demonstrasi pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Polisi mendapatkan gambaran wajah terduga pelaku berdasarkan keterangan saksi yang kemudian didukung sejumlah petunjuk lainnya.

Iman mengatakan penyidik mencocokkan keterangan saksi dengan hasil analisis digital dari lokasi kejadian untuk mendapatkan sketsa wajah tersebut.

“Persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisa digital, didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut,” ucap Iman di Polda Metro Jaya, Rabu, 2 September 2026.

Dua sketsa tersebut menjadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan Bambang.

Penyidikan Kematian Bambang Terus Berjalan

Polda Metro Jaya kini masih mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi hingga menyebabkan Bambang Setiyawan meninggal dunia.

Penerbitan LP Model A menjadi salah satu langkah kepolisian untuk memastikan peristiwa tersebut tetap dapat diproses secara hukum.

Di sisi lain, hasil visum dari Rumah Sakit Polri telah diterima penyidik. Keterangan dari saksi serta analisis digital juga telah digunakan untuk membuat dua sketsa wajah terduga pelaku.

Polisi selanjutnya masih berupaya mengungkap identitas terduga pelaku sekaligus memastikan rangkaian peristiwa pengeroyokan atau penganiayaan yang terjadi dalam kerusuhan 27 Agustus 2026.

Penyelidikan dan penyidikan dilakukan Polda Metro Jaya sebagai upaya mengungkap penyebab kematian Bambang dan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
02:43
05:51
04:43
02:08
01:14

Viral