- tvOnenews.com/Syifa Aulia
DPR Ungkap 3.000 Sekolah Rusak Akibat Gempa NTT, Dorong Pemerintah Segera Cairkan Anggaran Renovasi
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan sekitar 3.000 sekolah mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Total bangunan sekolah yang terdampak tersebut mencakup kerusakan ringan, rusak sedang, dan rusak berat.
“Update terakhir, sekitar 3.000 sekolah yang terdampak, diklasifikasi menjadi rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat,” kata Lalu di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (2/9).
Terkait kondisi tersebut, dia meminta pemerintah segera merenovasi terhadap seluruh bangunan sekolah yang rusak. Lalu menyebut sekolah dengan kerusakan berat harus menjadi prioritas renovasi.
“Kami menyampaikan di Komisi X kemarin agar yang rusak berat segera direvitalisasi dan dibangun kembali,” kata dia.
Lalu menegaskan perbaikan bangunan sekolah harus dipercepat demi kegiatan belajar mengajar tidak terhenti dalam jangka waktu yang lama.
“Yang rusak ringan maupun sedang juga harus segera dilaksanakan agar sama, proses belajar mengajar di daerah bencana ini tidak tidak terdampak atau tidak terhenti,” jelasnya.
“Tentu ini agar apa namanya, siswa-siswi kita yang ada, khususnya di daerah Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa kemarin, tidak kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan,” tambah Lalu.
Oleh karena itu, Lalu meminta pemerintah segera mencairkan anggaran penanganan pasca bencana untuk bisa segera dipakai merenovasi 3.000 sekolah.
“Kami mendorong kepada pemerintah untuk tidak menunda-nunda anggaran dalam rangka tanggap darurat ini untuk memperbaiki sarana-prasarana dan segala kebutuhan pendidikan yang dibutuhkan di Nusa Tenggara Timur,” kata dia. (saa/dpi)