- Youtube/Setpres
Pesan Prabowo untuk Pengusaha Rusia: Datanglah ke Indonesia, Mari Bangun Industri Bersama
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengundang dunia usaha Rusia untuk masuk dan membangun industri bersama di Indonesia.
Ajakan tersebut dibarengi tawaran akses menuju pasar ASEAN dan Indo-Pasifik.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).
Prabowo mengatakan Indonesia menyambut investasi dan keahlian Rusia untuk meningkatkan produktivitas sektor minyak dan gas. Kerja sama tersebut mencakup eksplorasi, produksi, hingga pengolahan energi.
“Dalam bidang barang dan energi, Indonesia menyambut kerja sama Rusia yang dapat meningkatkan produktivitas eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak dan gas,” kata Prabowo.
Tak berhenti pada energi fosil, Prabowo juga menawarkan ruang kerja sama di sektor energi masa depan.
Indonesia membutuhkan pengetahuan dan investasi Rusia dalam pengembangan energi terbarukan, jaringan listrik pintar, hingga energi nuklir untuk tujuan damai.
“Kami menginginkan pengetahuan dan investasi dalam energi terbarukan, jaringan listrik pintar, dan energi nuklir untuk tujuan damai, termasuk teknologi modular maupun skala penuh, dengan standar keselamatan tertinggi dan sesuai dengan pengamanan internasional,” ujarnya.
Peluang kerja sama juga dibuka dalam sektor ketahanan pangan. Prabowo menyebut Indonesia dan Rusia dapat berkolaborasi dalam teknologi pertanian, pengembangan benih unggul, pembiakan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, hingga produksi pupuk bersama.
“Dalam ketahanan pangan, kami melihat peluang untuk bekerja sama dengan Rusia dalam teknologi pertanian, benih unggul dan pembiakan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, serta produksi pupuk bersama,” tutur Prabowo.
Di sektor industri, Prabowo menawarkan pendekatan yang lebih jauh dari sekadar perdagangan. Indonesia ingin Rusia ikut membangun kapasitas produksi dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri.
“Dalam industrialisasi, kita harus bersama-sama menciptakan nilai,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan Indonesia terbuka terhadap kemitraan dalam hilirisasi dan produksi berbagai barang yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Produk tersebut mencakup makanan, barang rumah tangga, pakaian, furnitur, obat-obatan hingga elektronik konsumen.
“Indonesia menyambut kemitraan dalam hilirisasi dan dalam memproduksi barang-barang yang digunakan warga kita setiap hari. Makanan, produk rumah tangga, pakaian, furnitur, obat-obatan, dan elektronik konsumen,” ujarnya.