- dok. BGN
Soal Siswa Harus Ambil MBG di Tengah Karhutla, Kepala BGN: Dapurnya Sudah Masak
Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono angkat bicara terkait kabar siswa di Pulau Kalimantan yang harus tetap masuk sekolah demi Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap jalan, meskipun sedang ada kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Saya mau klarifikasi yang Karhutla itu gini. Ada kan katanya karena Karhutla kemudian apa siswanya disuruh ngambil atau orang tua suruh ngambil,” kata Sudaryono di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2026) malam.
Menurut dia, kenyataan di lapangan adalah siswa di sejumlah wilayah Kalimantan libur sekolah. Namun, pengumuman libur sekolah itu mendadak di saat menu MBG sudah jadi dimasak.
Oleh karena itu, para siswa maupun orang tua diminta ambil MBG ke sekolah, lantaran makanan terlanjur dimasak.
“Itu begini, Karhutla itu kemudian karena ada Karhutla itu kemudian sekolahnya libur tapi diumumkan di saat dapurnya sudah masak gitu loh,” ujar Sudaryono.
“Sudah beli bahan baku, sudah dicacah, sudah persiapan sehingga harus dimasak dan kemudian di hari itu diambil,” tambahnya.
Meski demikian, kejadian itu hanya terjadi pada hari itu saja. Sebab, operasi MBG ikut libur menyesuaikan jadwal sekolah.
“Besoknya udah enggak ada lagi,” kata Sudaryono.
Dia menegaskan operasional MBG di daerah yang terdampak karhutla akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah setempat.
Apabila sekolah tetap masuk, maka MBG akan terlaksana. Begitu pun jika sekolah dilibutkan, maka operasional MBG akan ikut libur.
“Libur tidak libur itu kita ngikuti, pertimbangannya apa kami tidak pernah kemudian memaksa demi MBG walaupun Karhutla bukalah sekolah, enggak,” tegas dia.
“Kami intinya serahkan ya SMA itu di pemerintah gubernur, kemudian SD SMP kan di bupati. Kami serahkan begitu libur kemudian MBG mengikuti,” pungkas Sudaryono. (saa/nba)