news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lava pijar menyembur dari erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Sabtu petang (5/9/2026)..
Sumber :
  • Istimewa

Gunung Anak Krakatau Keluarkan 'Air Mancur Lava', Apa Itu Fenomena Lava Fountain?

Apa itu lava fountain? Kenali proses terbentuknya air mancur lava, penyebab semburan merah pijar, serta kaitannya dengan erupsi Gunung Anak Krakatau 2026.
Minggu, 6 September 2026 - 10:03 WIB
Reporter:
Editor :

Kondisi ini memungkinkan gas yang sebelumnya terlarut mulai membentuk gelembung dan mengembang.

Jika gas tersebut tidak dapat keluar dengan cukup cepat, tekanan di dalam magma meningkat. Ketika magma akhirnya mencapai saluran atau lubang erupsi, campuran gas dan material cair dapat terdorong keluar dengan kuat sehingga menghasilkan semburan lava ke udara.

US Geological Survey (USGS) menjelaskan bahwa lava fountain terbentuk ketika gas yang berada di dalam magma tidak dapat keluar cukup cepat saat magma naik menuju permukaan.

Kondisi tersebut menghasilkan campuran lava dan gas yang menyembur ke udara.

Proses tersebut dapat dibayangkan seperti membuka minuman bersoda yang telah dikocok. Ketika tutup dibuka dengan cepat, gas yang sebelumnya tertekan akan mengembang dan mendorong cairan keluar.

Bedanya, pada gunung api, material yang terdorong keluar bukan minuman, melainkan magma bersuhu sangat tinggi.

Mengapa Lava Fountain Berwarna Merah Menyala?

Warna merah atau jingga terang yang terlihat pada lava fountain berasal dari panas lava yang masih sangat tinggi.

Ketika lava pijar keluar dari kawah dan terlempar ke udara, material tersebut memancarkan cahaya. Semakin panas material, semakin terang pula pendarannya.

Pada malam hari, fenomena tersebut menjadi jauh lebih mudah terlihat karena kontras antara lava yang berpijar dengan kondisi lingkungan yang gelap.

Material yang terlontar tidak semuanya tetap berada di udara. Setelah kehilangan energi dan mendingin, sebagian material dapat jatuh kembali di sekitar pusat erupsi.

Sementara itu, lava yang tetap cair dapat mengalir mengikuti permukaan lereng gunung.

Itulah sebabnya fenomena lava fountain tidak hanya menghasilkan semburan pijar, tetapi juga dapat berasosiasi dengan aliran lava.

Lava fountain umumnya berkaitan dengan magma yang relatif cair, terutama magma basaltik.

Magma dengan viskositas lebih rendah lebih mudah bergerak melalui saluran vulkanik. Gas yang terlarut di dalamnya juga dapat membentuk gelembung ketika tekanan menurun selama magma naik.

USGS mencatat bahwa lava fountain dikenal sebagai salah satu bentuk Hawaiian explosive activity. Nama tersebut merujuk pada tipe aktivitas erupsi yang banyak diamati di Hawaii, termasuk Gunung Kīlauea.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral