- Tangkapan Layar
Water Canon Diterjunkan Polres Bogor Demi Bersihkan Abu Vulkanik di Jalanan
Bogor, tvOnenews.com - Tidak hanya menerjunkan pemadam kbakaran, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengajak Polres Bogor untuk membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Polres Bogor mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan endapan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Bogor, pada Minggu (6/9/2026).
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan pengerahan kendaraan tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi abu yang menempel di permukaan jalan.
- Tim tvOne/Wawan Sugiarto
"Penyemprotan menggunakan AWC dilakukan di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor hingga Jalan Alternatif Sentul yang menjadi salah satu jalur dengan aktivitas kendaraan cukup tinggi," kata Wikha.
Kendaraan Water Canon yang umumnya digunakan dalam pengendalian massa tersebut dimanfaatkan untuk menyemprot permukaan jalan dengan air bertekanan sehingga endapan abu dapat dibersihkan.
Langkah itu juga dilakukan untuk mengurangi risiko abu kembali beterbangan akibat terlindas kendaraan serta membantu menjaga jarak pandang pengendara.
Pengerahan AWC merupakan bagian dari rangkaian penanganan yang dilakukan Polres Bogor menyusul munculnya abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selain melakukan penyemprotan jalan, Polres Bogor bersama jajaran kepolisian sektor juga membagikan masker N95 dan KN95 kepada masyarakat, terutama pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang beraktivitas di luar ruangan.
Petugas turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel abu yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
Polres Bogor mengimbau masyarakat tetap menggunakan alat pelindung diri ketika beraktivitas di luar ruangan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan ketika melintasi ruas yang telah disemprot karena permukaan jalan menjadi basah dan berpotensi lebih licin.
Damkar Semprotkan Air di 11 Wilayah
- ANTARA/M Fikri Setiawan
Sebelumnya, Pemkab Bogor, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan juga melakukan penyemprotan jalan secara serentak di 11 wilayah.
Hal itu dilakukan demi mengurangi debu di udara menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sudah sampai ke Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Bogor Yudi Santosa mengatakan penyemprotan menggunakan metode light water spray dengan mengerahkan personel dari sejumlah sektor.
"Untuk mengantisipasi udara tercemar debu Anak Krakatau, jam 11.00 WIB saya minta anggota secara serentak melakukan light water spray di wilayah perkotaan masing-masing sektor," kata Yudi di Cibinong, Bogor pada Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, penyemprotan diprioritaskan pada jalan utama, kawasan pasar, pusat pemerintahan, serta sejumlah lokasi dengan aktivitas masyarakat yang relatif tinggi.
Sebanyak 11 wilayah menjadi sasaran penyemprotan, yakni Ciawi dari sekitar pasar hingga RSUD, Ciomas dari kawasan kantor kecamatan hingga sektor Damkar, serta kawasan Pasar Parung.
Kemudian penyemprotan dilakukan di Parungpanjang sekitar sektor Damkar, Cibinong di sepanjang kawasan Tegar Beriman dan Pakansari, serta Cileungsi di sekitar kawasan Metland.
Petugas juga melakukan penyemprotan di sekitar Kantor Kecamatan Cariu serta Babakan Madang mulai dari Bellanova hingga kawasan kantor kecamatan dan Pasar Babakan Madang.
Sementara di Citeureup, penyemprotan dilakukan dari kawasan Tugu Pancakarsa hingga lampu merah Kandang Roda.
Di Leuwiliang, petugas menyasar kawasan pasar hingga kantor kecamatan, sedangkan di Gunung Putri dilakukan di jalan utama sekitar sektor Damkar.
Langkah tersebut dilakukan setelah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mencapai wilayah Bogor berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya Pemkab Bogor mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko paparan partikel abu vulkanik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika meminta masyarakat tidak panik serta terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan sebaran abu vulkanik melalui kanal resmi pemerintah.
Sebaran abu vulkanik hingga wilayah Bogor diketahui berdasarkan analisis RGB Citra Satelit Himawari-9 BMKG pada Minggu (6/9) pukul 05.00 WIB.
Pemkab Bogor juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi lingkungan terdampak abu serta membersihkan endapan secara hati-hati agar partikel tidak kembali beterbangan dan terhirup. (ant)