- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Mendes Sebut 1.150 Desa di Banten Kena Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Desa (Mendes) dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengungkapkan sekitar 1.150 desa di Provinsi Banten terkena hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Ya tadi saya bilang kalau Banten kan hampir semuanya kena. 1.150 desa di Banten itu kena semua. Bahkan sampai Jakarta,” kata Yandri di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).
Dia mengatakan hujam abu vulkanik juga terjadi di Provinsi Lampung. Wilayah yang sangat terdampak adalah Lampung Timur, Pringsewu, Tanggamus, Pesawaran.
Meski demikian, Yandri mengungkapkan sampai saat ini tidak ada kerusakan fisik. Akan tetapi hanya sebatas hujan abu vulkanik.
“Memang ribuan desa yang kena, terutama kena debu ya. Tapi dampak-dampak yang lain belum kerusakan fisik enggak,” kata Yandri.
Dia menuturkan pemerintah telah melakukan koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait untuk mengatasi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau ini.
Adapun imbauan untuk memakai masker di luar ruangan dan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah terdampak juga sudah diterapkan mulai hari ini.
“Jadi pokoknya kita juga berpesan dengan para kepala desa supaya tetap waspada, tapi tidak terlalu cemas karena ini memang sudah lumayan sering batuknya anak Krakatau ini mengeluarkan abu vulkanik,” ujar Yandri.
Selain itu, pemerintah juga sudah memberikan imbauan terkait membersihkan abu vulkanik. Kata Yandri, cara membersihkannya yakni dengan tidak langsung disapu.
“Tapi mungkin dipercikkan dengan air supaya tidak terbang lagi, kemudian pakai masker, rumah-rumah ditutup, ya kan, jendela-jendela ditutup,” tandas Yandri. (saa/rpi)