- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
DPR Ragukan BPOM Bisa Tekan Keracunan MBG: Desain Program Dinilai Jadi Masalah
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mengaku mulai meragukan kemampuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menekan kasus keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Charles, persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG tidak semata-mata berkaitan dengan pengawasan di bagian hulu. Dia menilai desain program secara keseluruhan juga perlu diperhatikan karena berpotensi memengaruhi keamanan makanan yang diterima para penerima manfaat.
Hal tersebut disampaikan Charles dalam rapat dengar pendapat Komisi IX DPR bersama BPOM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Charles Mulai Ragu Pengawasan BPOM Bisa Tekan Keracunan
Charles mengatakan sebelumnya dirinya memiliki harapan besar bahwa keterlibatan BPOM dalam program MBG dapat menurunkan angka keracunan secara signifikan.
Namun, setelah mempelajari pelaksanaan dan desain program tersebut, keyakinan itu mulai berubah.
"Apa yang bisa dilakukan oleh Badan POM untuk bisa menurunkan atau menghentikan keracunan dalam program MBG ya?" kata Charles.
Dia menilai persoalan keamanan pangan dalam MBG saat ini tidak lagi hanya berada pada tahap awal atau hulu.
"Tetapi sekarang ini dengan atau setelah mempelajari desainnya ya, dan program ini berjalan selama ini, kok saya sekarang tidak yakin, Pak. Karena permasalahannya bukan lagi atau bukan saja ada di hulu, Pak, tetapi desain keseluruhannya sudah tidak ideal, Pak," sambungnya.
Makanan Lebih dari 4 Jam Jadi Sorotan
Salah satu hal yang menjadi perhatian Charles adalah durasi penyimpanan makanan setelah selesai dimasak hingga makanan tersebut dibagikan kepada penerima.
Dia menyoroti makanan yang disimpan dalam suhu ruang selama lebih dari empat jam. Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kontaminasi serta pertumbuhan bakteri.
"Ya, makanan setelah dimasak itu, disimpan di suhu ruang lebih dari empat jam, Pak. Ya, di critical temperature di atas 5 derajat dan di bawah 60 derajat sehingga kontaminasi bakteri menjadi tinggi ya, risiko kembang biak bakteri juga semakin apa semakin tinggi gitu ya," ujarnya.
Charles berpandangan, pengawasan BPOM di bagian hulu tidak akan cukup apabila persoalan penyimpanan dan distribusi makanan masih terjadi pada tahap berikutnya.