- Threads/fajardawnvirgo
Sepupu Terdekat Beri Respons Tegas atas Kepergian Fajar Sahrudin yang Viral di Media Sosial
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar kematian Fajar Sahrudin di media sosial menjadi perhatian publik. Hal ini pun mendapatkan respons dari sepupu terdekatnya.
Melihat beragam reaksi warganet di medsos, sepupu terdekat Fajar Sahrudin, Ariawan memberikan respons tegas.
Seperti diketahui, Sepupunya bernama Fajar Sahrudin dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (6/9). Jenazahnya ditemukan di kawasan GBK dekat dengan Pintu 10.
Disclaimer: Berita ini tidak menginspirasi siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Jika punya kelainan mental segeralah berkonsultasi ke Psikolog atau Psikiater.
Ingin memperjelas kabar kepergian keluarganya itu, Ariawan langsung menyatakan jika jenazah Fajar Sahrudin sudah dimakamkan di Kampung Halamannya yaitu Lampung.
Dalam keterangannya itu juga, secara singkat Ariawan meminta agar warganet bisa mengirimkan doa untuk Fajar Sahrudin alias FS (31).
"Saya sepupu dkt alm Fajar. Baru stgh 4 subuh tadi kami makamkan almarhum di kampung halamannya di bandar lampung," katanya dalam kolom komentar unggahan organisasi sahabat satwa Jogja, dikutip Kamis (10/9).
"Doakan semoga segala kebaikan almarhum mengantarkan ke ampunan dan surga," sambungnya.
Keterangan Polisi
Langkah selanjutnya disampaikan oleh Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo menyebut pihaknya sedang mengajukan barang bukti (BB) ke Laboratorium Forensik (Labfor).
Langkah tersebut guna melengkapi kasus dugaan bunuh diri FS. Di mana dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan GBK pada Minggu kemarin ditemukannya air minum kemasan yang terdapat racun.
Sehingga dibutuhkan tindakan mengetahui lebih lanjut. Sementara tindakan autopsi, dipastikan Prasetyo tidak ada karena jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga.
- dok.kolase tvone/ instagram @ : X/Steve_ADF
"Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi serta Dokkes. Dari hasil pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh FS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar AKBP Dhimas dalam keterangannya yang diterima TVOnenews.com pada Selasa (8/9).
"sedang dilakukan upaya mengajukan cek labfor terkait BB di TKP. Keluarga menolak autopsi," jelas AKBP Dhimas Prasetyo.
Lebih lanjut kata AKBP Dhimas Prasetyo, diketahui ada 3 orang saksi dalam kasus dugaan bunuh diri Fajar Sahrudin.
Ketiga orang saksi ini, pertama rekan atau sosok yang dekat dengan FS. Kedua dan ketiga ialah petugas keamanan dari GBK.