news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama jajaran Pimpinan DPR RI, Selasa (8/9)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Puan Minta Keluarga Jurnalis-Kru Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau Dapat Pendampingan Psikologis

rombongan jurnalis foto yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hilang kontak tak berselang lama
Jumat, 11 September 2026 - 10:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan empati mendalam terhadap keluarga lima jurnalis, awak kapal, dan pemandu yang hilang kontak saat menjalankan perjalanan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda

Puan meminta agar proses pencarian rombongan jurnalis ini dimaksimalkan.

“Kami ikut merasakan kekhawatiran keluarga atas musibah ini. Pencarian teman-teman jurnalis beserta seluruh anggota rombongan di perairan Selat Sunda harus dimaksimalkan,” kata Puan dalam keterangannya, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Seperti diketahui, rombongan jurnalis foto yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hilang kontak tak berselang lama dari waktu keberangkatan pada Senin, 7 September 2026 siang. 

Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), Donal Husni (Freelance), beserta 1 pemandu dan 2 kru kapal.

Saat ini, Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian yang diperluas hingga mendekati kawah Gunung Anak Krakatau. Puan pun mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan instruksi langsung ke KSAL Laksamana Muhammad Ali untuk membantu proses pencarian rombongan jurnalis itu.

“Operasi pencarian terhadap rekan-rekan media di perairan Selat Sunda dapat semakin maksimal dengan tambahan kekuatan dan armada dari TNI AL,” tuturnya.

Puan berharap, operasi yang dilakukan Tim SAR dapat segera membuahkan hasil dan rombongan jurnalis ditemukan dalam kondisi selamat.

Puan juga menekankan pentingnya perlindungan kepada keluarga rombongan jurnalis tersebut. 

“Dan penting agar pihak keluarga mendapat pendampingan dari Pemerintah, termasuk jaminan upadate informasi serta kebutuhan untuk psikologis mereka,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama warga terus memperluas pencarian jurnalis, termasuk pewarta foto ANTARA Biro Banten, yang hilang kontak di Selat Sunda, Pandeglang, Banten, saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau Pos SAR di Pantai Marina Carita, Banten, Kamis, menyampaikan pihaknya mendengarkan saran keluarga yang meminta pencarian diperluas hingga ke Pulau Sertung, Selat Sunda.

"Kami telah sampaikan semalam, perlu diketahui bahwa pulau yang dimaksud itu masuk ke dalam radius 3 kilometer yang direkomendasikan atau dilarang untuk masuk ke kawasan itu, tetapi semua kita telah sampaikan kepada Basarnas, secara teknis semuanya dikendalikan oleh Basarnas," katanya.

Soni berharap, pencarian dilakukan dengan tetap mempertimbangkan prosedur keselamatan yang ada.

"Setelah kita sampaikan, tentu Basarnas mempertimbangkan semua kemungkinan tanpa melupakan tentang prosedur yang harus ditanggung. Kita percayakan kepada Basarnas," ucap Andra.

Ia menegaskan, Pemprov Banten, Basarnas, bersama pemerintah terkait dan lintas sektor terus menyampaikan keprihatinan atas kejadian hilangnya delapan orang dalam speed boat yang berangkat dalam misi peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut.

"Kami berharap kawan-kawan, sahabat-sahabat kita yang menjalankan tugas jurnalismenya ditemukan dalam keadaan selamat. Sekali lagi, saya meminta seluruh masyarakat Indonesia agar bersama-sama berdoa untuk sahabat-sahabat kita, kawan-kawan kita, teman-teman jurnalis, juga awak kapal, agar selamat," paparnya.

Yeni Lestari/VIVA

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:13
03:53
04:01
11:56
03:36
08:21

Viral