news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kebakaran di Kebayoran Lama, Selasa (22/9/2026).
Sumber :
  • Luthfia Miranda Putri-Antara

150 Jiwa Terdampak Imbas Kebakaran 18 Rumah dan Empat Tempat Usaha di Kebayoran Lama, Penyebabnya Diduga Karena Korsleting Listrik

Sebanyak 150 jiwa terdampak imbas kebakaran 18 rumah dan empat tempat usaha yang terjadi di Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/9/2026). 
Rabu, 23 September 2026 - 08:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 150 jiwa terdampak imbas kebakaran 18 rumah dan empat tempat usaha yang terjadi di Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/9/2026). 

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan Asril Rizal mengatakan ratusan jiwa tersebut kehilangan tempat tinggal.

Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. 

Asril menyebut pihaknya mendapatkan laporan dari warga mengenai kebakaran yang sudah membesar pada pukul 20.31 WIB melalui saluran telepon darurat.

24 Unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel dikerahkan usai mendapatkan laporan.

Pada pukul 21.20 WIB, api dapat dilokalisir oleh personel dan langsung dilakukan pendinginan pada pukul 21.33 WIB. Pada pukul 24.00 WIB, seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai.

"Untuk penyebab kebakaran sendiri diduga dari korsleting listrik di salah satu rumah," katanya, Rabu (23/9/2026). 

Ketua RT, Nanang, mengatakan api berawal dari sebuah rumah kontrakan. Api tersebut cepat menjalar ke bangunan lainnya.

Melihat api berkobar, warga berusaha memadamkan api tersebut dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun gagal.

"Api cepat sekali membesar walaupun di lokasi tersebut masih ada rintikan air hujan. Untungnya petugas segera melakukan pemadaman, sehingga api tidak menjalar ke bangunan gedung ataupun wilayah yang terpisah dengan gang," katanya. 

Dari insiden ini, kerugian ditaksir mencapai Rp1,2 miliar. (ant/nsi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral