news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad (kedua dari kiri), Gubernur Banten Andra Soni (kiri) dalam konferensi di Dermaga Pantai Marina, Pandeglang, Banten, Senin (14/9)..
Sumber :
  • Antara

Pencarian 5 Jurnalis dan Kru Kapal Bisa Dibuka Lagi, Ini Pertimbangan Basarnas Banten

Basarnas Banten mempertimbangkan pembukaan kembali pencarian lima jurnalis dan kru kapal yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau.
Rabu, 23 September 2026 - 15:46 WIB
Reporter:
Editor :

Penemuan jenazah di Enggano kemudian menjadi salah satu perkembangan dalam rangkaian operasi SAR terhadap delapan orang yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Basarnas kembali evaluasi operasi

Setelah operasi berlangsung hingga 14 September, Basarnas melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pencarian.

Amrad mengatakan evaluasi tersebut kemudian diikuti dengan keputusan untuk memperpanjang operasi selama tiga hari.

"Di tanggal 14 kita melakukan evaluasi kembali dan kita lanjutkan dengan penambahan operasi selama 3 hari," ujarnya.

Perpanjangan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan tambahan kepada tim SAR dalam melakukan pencarian dan menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun objek yang berkaitan dengan kapal.

Namun, setelah tambahan tiga hari pencarian dilakukan, tim kembali belum menemukan tanda-tanda korban.

"Dari 3 hari pelaksanaan yang kita laksanakan, itu tidak adanya tanda-tanda korban kita temukan selain objek yang kita..." kata Amrad.

Petunjuk baru menjadi pertimbangan

Rangkaian pencarian yang telah dilakukan menjadi bahan evaluasi Basarnas Banten dalam menentukan tindak lanjut operasi SAR.

Pembukaan kembali pencarian terhadap kapal, kru, dan lima jurnalis yang hilang dapat dipertimbangkan apabila terdapat informasi atau petunjuk baru yang dapat menjadi dasar bagi tim untuk kembali melakukan pencarian.

Sebelumnya, operasi telah dilakukan sejak informasi kehilangan diterima pada 8 September. Pencarian kemudian terus dilakukan hingga 14 September dan diperpanjang selama tiga hari berdasarkan hasil evaluasi.

Dalam operasi tersebut, tim mencari keberadaan korban sekaligus objek yang berkaitan dengan kapal, termasuk kemungkinan menemukan shipwreck.

Namun, hingga pelaksanaan tambahan operasi selesai, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun bangkai kapal yang menjadi target pencarian.

Sementara itu, penemuan jenazah di Pulau Enggano pada 12 September telah ditindaklanjuti melalui evakuasi oleh tim gabungan dan koordinasi dengan Polda Banten.

Dengan perkembangan tersebut, keputusan mengenai pencarian kembali tetap bergantung pada hasil evaluasi dan informasi yang tersedia. Basarnas Banten belum menyampaikan bahwa operasi pencarian baru secara resmi dibuka kembali, sementara keberadaan korban lainnya masih belum dapat dipastikan.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
05:10
03:00
05:01
06:41
06:14

Viral