- Aldi Herlanda-tvOne
Buku Tentang Kepemimpinannya Diluncurkan, AHY Akui Terkejut: Saya Tidak Tahu Kapan Buku Ini Disusun dan Ditulis
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku terkejut dengan diluncurkannya buku tentang kepemimpinannya yang ditulis oleh sejumlah tokoh anak-anak muda.
Buku ini ditulis oleh sebanyak 27 tokoh muda dari berbagai profesi dan disunting oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dan Jibriel Avessina yang merupakan Deputi Analisa Data Informasi Partai Demokrat.
"Sejatinya ini adalah sebuah surprise karena saya sendiri tidak tahu bahwa buku ini disusun, ditulis. Sejak kapan pun saya juga tidak mengetahuinya," katanya dalam peluncuran buku kepimpinan AHY yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026) malam.
AHY mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur melihat anak-anak muda yang masih berkeinginan untuk menulis di tengah era kemajuan teknologi informasi saat ini.
"Mensyukuri bahwa ada keinginan yang baik dari generasi muda untuk terus menulis karena menulis itu adalah sebuah budaya yang baik di tengah era yang penuh dengan informasi, termasuk disinformasi atau misinformasi," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Herzaky menuturkan bahwa dalam proses pembuatan buku ini sejatinya melibatkan puluhan anak-anak muda, namun dengan keterbatasan waktu yang terpilih untuk dilakukan cetak hanya dari 27 tokoh muda.
"Sebenarnya yang menulis ini lebih dari 27, tapi karena ada deadline, jadinya naskah yang sisa yang ada beberapa teman-teman yang masuk tuh enggak sempat kali ini masuk dalam cetakan karena kami mengejar momentum ingin memberikan hadiah ulang tahun kepada Pak Menko sekolah khusus kemarin," tuturnya.
Ia juga menyebut bahwa alasannya membuat buku tentang kepemimpinan AHY lantaran ingin mengetahui sejauh mana para pemuda yang terpilih ini melihat sudut pandang dari seorang AHY.
"Karena kami, teman-teman generasi muda ini, anak-anak muda ini ingin agar hari ini kepemimpinan didiskusinya adalah dibicarakan, dibahas. Apa keputusannya, bagaimana gagasannya, lalu setiap keputusan dan tindakannya itu hasilnya manfaatnya seperti apa buat masyarakat," ucapnya.
Herzaky juga menegaskan bahwa para penulis yang terlibat dalam buku bukan merupakan orang yang dekat dengan AHY, melainkan seseorang yang memberikan pandangannya hanya dari kejauhan.