news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) berbincang dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali (tengah) dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (kanan)..
Sumber :
  • Antara

KSAL Beberkan Alasan Italia Hibahkan Kapal Induk untuk Indonesia

Keharmonisan hubungan diplomatik serta ikatan emosional yang kokoh antara Indonesia dan Italia menjadi faktor kunci di balik penyerahan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi-yang kini resmi dinamai KRI Sriwijaya-100-kepada TNI Angkatan Laut. 
Kamis, 24 September 2026 - 16:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Keharmonisan hubungan diplomatik serta ikatan emosional yang kokoh antara Indonesia dan Italia menjadi faktor kunci di balik penyerahan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi-yang kini resmi dinamai KRI Sriwijaya-100-kepada TNI Angkatan Laut. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

"Italia menganggap kita mempunyai hubungan yang sangat baik dan emosionalnya cukup kuat, akhirnya dihibahkan lah kapal induk ini untuk Indonesia," kata Ali usai mengikuti upacara pemberian nama kapal induk dan pengibaran bendera Merah Putih di atas kapal induk tersebut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9).

Ali menguraikan sejumlah aspek strategis yang mempererat relasi bilateral kedua negara. 

Di sektor militer, prajurit TNI dan angkatan bersenjata Italia telah lama menjalin kerja sama aktif, mulai dari forum diplomasi pertahanan hingga keikutsertaan dalam berbagai latihan tempur bersama.

Di samping itu, kerja sama pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terjalin dengan Kementerian Pertahanan RI turut menjadi pendorong utama.

"Kita juga telah banyak menggunakan produk-produk Italia ya, helikopter dan kapal Fregat yang lalu," kata Ali.

Menurut KSAL, kemitraan pertahanan yang kokoh ini memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi penguatan industri pertahanan (indhan) dalam negeri. 

Ia mencontohkan sinergi nyata antara galangan kapal nasional PT Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia dengan galangan asal Italia, Fincantieri, dalam memodernisasi sistem teknologi KRI Sriwijaya-100.

Kolaborasi tersebut dinilai membuka pintu alih teknologi (transfer of technology/ToT) secara langsung dari Italia, sehingga kapabilitas dan standar mutu industri matra laut nasional dapat terus meningkat.

Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan bahwa kapal perang buatan Fincantieri yang sebelumnya memperkuat jajaran Angkatan Laut Italia tersebut diperoleh melalui skema hibah.

Kendati unit kapal didapatkan secara cuma-cuma, Rico menjelaskan bahwa pemerintah tetap mengucurkan dana khusus untuk memodernisasi dan menyesuaikan spesifikasi teknis kapal agar selaras dengan kebutuhan operasi maritim di perairan Nusantara.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:12
06:45
04:21
04:52
04:00
07:00

Viral