- ANTARA/Abdu Faisal
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan Rano Karno mengatakan bendera PDIP akan dikibarkan setengah tiang selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan kepada Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia pada Sabtu (26/9) dini hari.
Hal itu disampaikan Rano Karno saat membacakan pidato pelepasan sekaligus mewakili keluarga besar Proklamator RI Soekarno di TPU Karet Bivak, Jakarta.
"Maka hari ini penghormatan kepada Mas Guruh diberikan melalui protokol partai. Seluruh jajaran PDI Perjuangan dari DPP hingga anak ranting juga diminta mengibarkan bendera partai setengah tiang selama 7 hari sebagai bentuk penghormatan dan duka," ujar Rano Karno.
- Instagram/guruh_sukarno_putra
Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
"Biarlah bendera itu turun setengah tiang sebagai tanda duka, namun cita-citanya, tekadnya, kecintaannya kepada rakyat harus tetap hidup dan kecintaan kepada Indonesia harus terus menyala," lanjutnya.
Prosesi pemakaman almarhum Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak berlangsung mulai pukul 13.35 WIB.
Dalam biodata Guruh Soekarnoputra yang dibacakan oleh politikus PDIP Yuke Yurike di hadapan keluarga besar, kerabat, serta tokoh nasional disebutkan bahwa Guruh telah menorehkan prestasi dengan memenangkan hadiah utama Festival Lagu Populer Tingkat Nasional tahun 1975 lewat komposisi lagu berjudul "Renjana".
Memasuki tahun 1977, Guruh mendirikan Swara Maharddhika yang berfokus pada seni pertunjukan kolosal.
Setahun setelahnya, Guruh meraih penghargaan ilustrasi musik film terbaik pada Festival Film Indonesia tahun 1978 di Ujung Pandang.
Sepanjang dekade 1980-an, Guruh bergerak aktif sebagai koreografer, komposer, pengarah seni, hingga sutradara film untuk berbagai pementasan kolosal Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra.
Selain di belakang layar, Guruh pernah unjuk peran sebagai Sunan Muria dalam film kolosal "Wali Songo".
Dedikasinya ini membuat Guruh terpilih sebagai salah satu pemuda berkarya dunia dalam penghargaan The Outstanding Young Person of the World oleh Indonesia Jaycees.
Melalui pementasan besar seperti "Gilang Indonesia Gemilang" pada tahun 1986, Guruh aktif berkeliling dunia demi mempromosikan kebudayaan dan seni Indonesia.