- unsplah.com/Mufid Majnun
Pedagang Sayur Jadi Sasaran, Pengedar Uang Diduga Palsu di Blora Diburu
Jakarta, tvOnenews.com - Pedagang sayur jadi sasarannya, pengedar uang diduga palsu di Blora, Jawa Tengah, kini jadi buaran polisi.
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin mengatakan identitas pria yang diduga pengedar tersebut telah dikantongi penyidik. Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan. Sejumlah uang yang diduga palsu turut diamankan sebagai barang bukti.
"Masih kami lakukan pengembangan dan uang yang diduga palsu sudah diamankan," katanya, Sabtu (26/9/2026).
Awalnya kasus uang palsu terungkap setelah seorang pedagang sayur melaporkan transaksi mencurigakan yang dialaminya.
Yami (58), pedagang sayur, sedang berjualan di Jalan Dr. Sutomo tepatnya di depan Unit Donor Darah PMI Blora pada Senin (14/9/2026).
Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang pria datang menggunakan sepeda motor dan membeli satu bungkus telur puyuh seharga Rp10 ribu.
Pria tersebut membayar menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Kemudian, Yami memberikan uang kembalian Rp90 ribu.
Beberapa saat kemudian, pria itu kembali meminta menukarkan dua lembar uang pecahan Rp100 ribu menjadi empat lembar pecahan Rp50 ribu.
Yami mengaku curiga karena uang yang dibawa pria tersebut masih baru. Meski begitu, transaksi tetap dilakukan. Namun, Yami masih menaruh curiga.
Dia merasa permukaan uang terasa licin dan bagian perekat pada lembaran uang terlihat terlepas.
Akhirnya dia menggunakan alat pendeteksi sinar ultraviolet untuk memastikan keasliannya. Ternyata uuang tersebut tidak asli.
Adapun ciri-ciri pria yang diduga menggunakan uang palsu, yakni tinggi dan besar dengan tinggi sekitar 175 sentimeter dan berat sekitar 85 kilogram. Saat bertransaksi, dia mengenakan jaket dan helm.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pedagang, agar lebih berhati-hati saat menerima pembayaran dengan uang pecahan besar dan segera melapor jika menemukan transaksi yang mencurigakan," pungkasnya. (nsi)