- Antara
Gempa Dangkal M 2,5 Guncang Mamasa Sulbar, Pusat Gempa Hanya 5 Km
Mamasa, tvOnenews.com - Gempa bumi mengguncang wilayah Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (27/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan magnitudo 2,5 dengan pusat gempa berada di darat.
Gempa Mamasa tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal karena memiliki kedalaman hiposenter hanya 5 kilometer.
BMKG menyampaikan informasi tersebut melalui laman resminya. Masyarakat di wilayah yang merasakan getaran diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Pusat Gempa Berada 2,7 Km dari Mamasa
Berdasarkan catatan BMKG, episenter atau pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 2,7 kilometer arah timur laut Mamasa.
Lokasi pusat gempa tersebut berada pada titik koordinat 2,93 Lintang Selatan (LS) dan 119,40 Bujur Timur (BT).
Sementara itu, hiposenter atau pusat gempa di dalam bumi berada pada kedalaman 5 kilometer. Kedalaman tersebut membuat gempa Mamasa masuk dalam kategori gempa dangkal.
“Gempa bumi di Mamasa dikategorikan dangkal, dengan hiposenter 5 Km,” kata BMKG di laman resminya, Minggu (27/9/2026).
Gempa M 2,5 Dirasakan di Mamasa
BMKG mencatat gempa bumi yang terjadi di Mamasa memiliki kekuatan magnitudo 2,5.
Meski kekuatannya relatif kecil, getaran gempa tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah Mamasa. Berdasarkan pengukuran intensitas gempa, getaran tercatat berada pada skala II Modified Mercalli Intensity (MMI) di Mamasa.
Skala tersebut merupakan ukuran intensitas yang menggambarkan dampak atau getaran gempa yang dirasakan di suatu wilayah.
BMKG menyebut episenter gempa berada di darat dan berdekatan dengan wilayah Mamasa, dengan jarak sekitar 2,7 kilometer di sebelah timur laut dari daerah tersebut.
BMKG Ingatkan Potensi Gempa Susulan
Setelah gempa terjadi, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.
“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin saja terjadi,” kata BMKG.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul gempa yang tercatat memiliki hiposenter dangkal. Masyarakat diminta tetap memperhatikan informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Mamasa dan sekitarnya.
Dengan magnitudo 2,5, gempa yang terjadi di Mamasa tercatat dirasakan pada skala II MMI di wilayah Mamasa. Episenter berada di darat, sedangkan hiposenter tercatat pada kedalaman 5 kilometer.