- Istimewa
Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 13 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terendam banjir akibat meluapnya air sungai pascadiguyur hujan deras sejak kemarin malam, Sabtu (26/9/2026).
"Tingginya curah hujan di Aceh Tenggara mengakibatkan debit air sungai Lawe Kisam dan Lawe Kinga mengalami peningkatan yang signifikan dan meluap ke pemukiman," kata Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti dalam laporannya, di Banda Aceh, Minggu.
Dirinya menyebutkan, adapun wilayah yang terdampak banjir tersebut yakni Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Kisam Gabungan Kecamatan Lawe Sumur. Lalu, Desa Maha Singkil Kecamatan Bukit Tusam.
Kemudian, Desa Terutung Seperai, Pancar Iman, Kuta Seri, Bambel Gabungan dan Desa Lembah Haji Kecamatan Bambel. Lalu,Desa Kati Maju Kecamatan Ketambe.
Berikutnya, Desa Mbarung dan Batu Mbulan I Kecamatan Babussalam. Desa Simpang Empat Tanjung Kecamatan Darul Hasanah, dan Desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan.
"Musibah banjir ini berdampak terhadap 52 kepala keluarga (KK) atau 203 jiwa. Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi," ujarnya.
Bahron menyebutkan, banjir ini telah membuat rusaknya lahan pertanian masyarakat sekitar 40 hektare di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan sekitarnya. Dan 10 hektare sawah di di Desa Kisam Gabungan.
Selain itu, badan jalan Kutacane-Blangkejeren di Desa Kati Maju Kecamatan Ketambe tertimbun longsor dan menumbangkan tiang listrik PLN.
Lalu, jebolnya tanggul sungai Lawe Kisam hingga air meluap ke pemukiman warga Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Desa Pancar Iman Kecamatan Bambel.
Kemudian, jalan darurat penghubung dan jembatan Natam-Simpang IV Tanjung serta jembatan Mbarung sebagai akses menuju Kecamatan Lawe Alas juga sudah tidak dapat dilewati akibat hanyut tergerus sungai.
Tak hanya itu, lanjut Bahron, Oprit jembatan Mbarung Datuk-Lawe Sikap juga amblas. Sehingga untuk saat ini jembatan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.
"Jalan Pulonas Baru menuju Lawe Rutung juga abrasi akibat gerusan arus sungai Lawe Bulan sepanjang kurang lebih 50 meter. Dan sebagian badan jalan pada jembatan rangka baja Biakmuli (jembatan nasional) terlihat mulai amblas," katanya.
Bahron menambahkan, adapun langkah penanganan yang dilakukan oleh BPBD Aceh Tenggara saat ini yaitu mengerahkan anggota TRC (tim reaksi cepat) ke lokasi untuk melakukan pendataan.
Selanjutnya, menurunkan satu unit alat berat eskavator untuk menutup tanggul dan normalisasi sungai Lawe Kisam di Desa Pancar Iman Kecamatan Bambel.
"Petugas TRC BPBD nuga terus melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang menutup jalan nasional Kutacane-Blangkejeren (Tanjakan Gurah Ketambe)," pungkasnya.(raa)