- Antara
Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi
Jakarta, tvOnenews.com - KPK terus melakukan pendalaman terkait proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya oleh penyidik untuk didalami mengenai peran-peran orang yang diduga terlibat.
Selain itu, penyidik juga menelusuri mekanisme proyek pengadaan di Kabupaten Bekasi apakah ada pengkondisian untuk memenangkan pihak tertentu.
"Bagaimana proses dan mekanismenya, apakah ada pengkondisian untuk memenangkan swasta tertentu, demikian juga apakah ada fee yang kemudian diberikan untuk pihak-pihak tertentu," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip Minggu (27/9/2026).
Dalam kasus pengadaan ini juga, KPK kini tengah menyoroti seorang sosok yaitu anggota Polri bernama Yayat Sudrajat. Pasalnya ada dugaan aliran dana yang mengalir kepadanya.
Budi mengungkapkan, bahwa para saksi-saksi yang diperiksa juga untuk memperjelas peran yang dilakuka oleh Yayat.
"Termasuk bagaimana peran dan kaitannya dengan saudara YYS," ungkapnya.
Sejauh ini, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Yayat dan juga melakukan penggeledahan di dua rumahnya yang berlokasi di Cibubur dan Depok.
Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti-bukti keterlibatan Yayat. Pasalnya KPK mencium dugaan aliran uang diberikan oleh Sarjan seorang pengusaha atau pihak swasta yang merupakan tersangka dalam kasus ijon proyek yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Penelusuran aset milik Yayat pun ikut fokus dari KPK, pasalnya anggota Polisi itu memiliki belasan rumah mewah yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Karawang dan wilayah lainnya.
"Yang bersangkutan memiliki sejumlah aset mewah yang jumlahnya mencapai belasan, dan tersebar di beberapa tempat, antara lain di Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi, Kerawang, dan wilayah lainnya," kata Budi, Senin (21/9/2026).(aha/raa)