- Istimewa
Viral Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Kunjungan Wisatawan Menurun
Jakarta, tvOnenews.com - Tingkat kunjungan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami penurunan dampak fenomena alam blue fire di kawah gunung aktif tersebut.
Hal ini diungkapkan Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan Amin Kaban, Minggu (28/9/2026).
"Yang biasanya weekend itu kita bisa mencapai 2.000 (pengunjung), ini 500 saja susah," ujarnya.
Padahal, kata dia, pada momentum libur akhir pekan Gunung Papandayan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah baik yang melakukan pendakian maupun berkemah.
Akan tetapi, sejak adanya fenomena alam blue fire, kunjungan menurun karena jalur pendakian ditutup sementara untuk menjaga keamanan pengunjung.
"Yang ke Papandayan kita berlakukan penutupan sementara. Penutupan sementara itu ke jalur pendakian ataupun tracking," ungkapnya.
Meski demikian, Amin menyebut pengunjung masih bisa menikmati keindahan TWA Gunung Papandayan di zona aman seperti area parkir kendaraan dan daerah sekitarnya.
Di zona terdapat fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung mulai dari taman bunga edelweis hingga kolam terapi air hangat alami.
Terkait perkembangan fenomena blue fire tersebut, Amin mengatakan untuk saat ini tidak terlihat lagi secara pantauan langsung di kawasan kawah Gunung Papandayan.
Meski demikian, pihaknya tetap menunggu arahan dari Badan Geologi terkait bagaimana perkembangan kondisi kawah dan keamanan bagi pengunjung TWA Gunung Papandayan.
Untuk diketahui, api berwarna biru tampak muncul di kawasan kawah gunung pada 23 September 2026. Penampakan itu kemudian disebut sebagai fenomena alam blue fire.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pengelola TWA Gunung Papandayan langsung melakukan pengecekan untuk memastikan keamanan gunung bagi wisatawan dan masyarakat setempat.
Fenomena alam di kawah tersebut terpantau mengecil dan hingga akhirnya sudah tidak terlihat lagi adanya blue fire untuk saat ini. (ant/nsi)