news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi cuaca panas..
Sumber :
  • Antara

Suhu Panas Capai 37 Derajat Celsius, BMKG Minta Warga Waspada dan Batasi Aktivitas Luar

BMKG mencatat suhu maksimum mencapai 37 derajat Celsius di Maros. Warga diminta cukup minum dan melindungi diri dari paparan panas.
Senin, 28 September 2026 - 14:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sejumlah daerah mewaspadai suhu panas maksimum harian yang mencapai 37 derajat Celsius.

Berdasarkan hasil pengamatan suhu udara tertinggi dalam 24 jam terakhir, suhu panas maksimum 37 derajat Celsius tercatat di wilayah pantauan Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani menyampaikan kondisi tersebut berdasarkan hasil pemantauan tim meteorologi BMKG pada Senin, 28 September 2026.

Selain suhu 37 derajat Celsius di Maros, BMKG juga mendeteksi suhu maksimum di kisaran 36,4 hingga 36,6 derajat Celsius di sejumlah wilayah.

Puncak suhu panas tersebut terpantau terjadi pada tengah hari sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

Sejumlah Wilayah Terpantau Panas

Kondisi suhu panas maksimum tersebut terdeteksi di beberapa wilayah pantauan stasiun meteorologi dan klimatologi BMKG.

Wilayah yang mencatat suhu maksimum 36,4 hingga 36,6 derajat Celsius meliputi:

  • Berau, Kalimantan Timur, berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Kalimarau.

  • Barito Utara, Kalimantan Tengah, berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Beringin Muara Teweh.

  • Kalimantan Selatan, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan.

  • Jawa Tengah, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Jawa Tengah.

  • Sumatera Selatan, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan.

  • Majalengka, Jawa Barat, berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Kertajati.

BMKG menyebut kondisi suhu panas tersebut masih berkaitan dengan tutupan awan yang minim serta posisi pergerakan semu matahari yang berada di atas wilayah khatulistiwa.

Meski suhu udara cukup tinggi, BMKG memastikan kondisi tersebut masih berada dalam kategori biasa. Kondisi ini juga tidak berdampak pada perubahan musim di Indonesia.

BMKG Imbau Warga Cukupi Kebutuhan Air

Untuk mengurangi dampak suhu panas, BMKG mengimbau masyarakat mengonsumsi air minum dalam jumlah yang cukup dan dilakukan secara teratur.

Asupan cairan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu mencegah terjadinya dehidrasi akibat paparan suhu panas.

Masyarakat juga diminta menggunakan perlindungan ketika harus beraktivitas di bawah terik matahari.

Perlindungan yang dapat digunakan antara lain topi atau payung untuk melindungi kepala dan tubuh bagian atas. Masyarakat juga dapat menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar matahari.

Selain itu, penggunaan tabir surya dapat dilakukan apabila diperlukan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).

Warga Diminta Tidak Sembarangan Membakar

Selain mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak suhu panas terhadap tubuh, Direktorat Meteorologi BMKG juga meminta warga tidak sembarangan melakukan pembakaran.

Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran di lahan kosong, kawasan hutan maupun kawasan penampungan sampah.

Kondisi terik matahari perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran apabila aktivitas pembakaran dilakukan secara sembarangan.

BMKG juga mengharapkan pemerintah daerah dapat melakukan penyiraman darat. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kebakaran akibat kondisi terik matahari, baik di kawasan hutan dan lahan maupun di tempat pemrosesan akhir sampah.

Informasi Suhu Panas Dipantau Setiap Hari

BMKG memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi suhu panas melalui hasil analisis yang diperbarui setiap hari.

Informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui aplikasi daring infoBMKG maupun akun media sosial resmi @infobmkg.

Masyarakat juga dapat menghubungi kantor BMKG terdekat untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi cuaca dan suhu di wilayah masing-masing.

Pemantauan informasi cuaca secara berkala menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi suhu dan cuaca yang sedang berlangsung.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:52
05:30
02:10
01:44
06:53
13:24

Viral