news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 586,95 kWp mulai beroperasi di Surabaya.
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

IMIP Percepat Pembangunan PLTS, Dorong Kawasan Industri Menuju Net Zero Emission

IMIP mempercepat pembangunan PLTS di kawasan industri Morowali sebagai bagian dari transisi energi dan dukungan terhadap target Net Zero Emission 2060.
Senin, 28 September 2026 - 20:30 WIB
Reporter:
Editor :

Gunakan Teknologi Canal Top Solar PV

IMIP juga mulai melakukan penyesuaian teknologi dalam penerapan PLTS di kawasan industri.

Yulius menyebut PT GCNS dan ITSS memanfaatkan area di atas kanal melalui konsep Canal Top Solar PV.

Teknologi tersebut menjadi salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengembangan energi surya di kawasan industri.

"Untuk tenant seperti OSMI, BTR, PMMI, QMB, dan DSI memasang PLTS atap pada bangunan industri mereka," kata Yulius.

Penggunaan atap bangunan industri menjadi salah satu lokasi pemasangan PLTS bagi sejumlah perusahaan yang berada di kawasan IMIP.

PLTS Belum Gantikan Energi Fosil Sepenuhnya

Yulius mengakui penerapan energi surya membutuhkan investasi dan biaya yang cukup besar.

Karena itu, energi surya belum dapat secara langsung menggantikan seluruh kebutuhan energi fosil yang digunakan di kawasan industri tersebut.

Menurutnya, pengembangan PLTS merupakan bagian dari proses transformasi energi yang dilakukan secara bertahap.

"Pada intinya ini merupakan bagian dari proses transformasi menuju sistem energi yang lebih beragam dan efisien, sehingga diharapkan adanya PLTS bisa menunjukkan kawasan industri di IMIP menuju green industry," ujarnya.

Pengembangan PLTS di kawasan IMIP pun terus dilakukan secara bertahap dengan kapasitas dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tenant.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya IMIP mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sekaligus mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih beragam dan efisien.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:52
05:30
02:10
01:44
06:53
13:24

Viral