news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Eks pimpinan ponpes di Desa Bungkate, Lombok Tengah, NTB inisial AIS diperiksa kasus pelecehan terhadap santriwati, Senin (28/9/2026)..
Sumber :
  • ANTARA/Akhyar Rosidi.

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selasa, 29 September 2026 - 02:59 WIB
Reporter:
Editor :

Lombok, tvOnenews.com - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram mengungkapkan Abah pimpinan pondok pesantren di wilayah Desa Bungkate, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwati.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban untuk menjadi istri kedua.

"Modus terduga terlapor dalam melakukan pelecehan seksual itu dengan melakukan pendekatan terhadap korban, ditawarkan untuk dijadikan istri kedua," katanya kepada wartawan di Polres Lombok Tengah, pada Senin (28/9/2026).

Ketua LPA Mataram Joko Jumadi saat wawancara dengan wartawan di halaman Polres Lombok Tengah, Senin (28/9/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Akhyar Rosidi.

Ia mengatakan jumlah korban dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan bekas pimpinan Pondok Pesantren Abul Barokat Wannafahat di Lombok Tengah telah bertambah menjadi 16 orang.

"Korban sampai saat ini ada 16 orang. Pekan kemarin memang ada 15 orang, tetapi ada satu orang lagi yang melaporkan juga menjadi korban," katanya.

Ia mengatakan dari 16 orang korban tersebut, jumlah yang telah diperiksa Satreskrim Polres Lombok Tengah sebanyak 12 orang.

"Korban berani melakukan speak up setelah melihat video Abah yang mengatakan peristiwa itu bohong," katanya.

"Rata-rata korban yang mengaku ini mereka merupakan alumni," ujarnya.

Joko mengatakan terduga terlapor dalam kasus pelecehan seksual ini juga bertambah menjadi dua pelaku, yakni Abah dan satu lagi inisial M.

"Terlapor merupakan pengajar di pondok pesantren tersebut. TKP peristiwa pelecehan seksual juga itu terjadi di dalam pondok pesantren," katanya.

Abah Diperiksa Polisi

Oknum pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Desa Bungkate inisial AIS alias Abah akhirnya diperiksa polisi pada Senin (28/9/2026).

Hal itu diungkap langsung oleh Kasi Humas Polresta Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi di Lombok Tengah.

"Hari ini (Senin) terlapor dan istrinya sedang menjalani pemeriksaan," katanya. 

Lalu Brata Kusnadi mengatakan pemeriksaan terhadap oknum mantan pimpinan ponpes tersebut terkait dengan laporan dugaan tindak pidana pelecehan terhadap santriwatinya.

"Sebelumnya mereka dijadwal diperiksa pada pekan lalu, namun karena sakit tidak bisa hadir dan pemeriksaan dilakukan hari ini," ujarnya.

Oknum mantan pimpinan ponpes yang akrab disapa Abah tersebut diperiksa penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) cukup lama, sejak sekitar pukul 08.00 Wita hingga pukul 18.20 Wita.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:52
05:30
02:10
01:44
06:53
13:24

Viral