- Tangkapan layar
Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing
Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia.
Dari video yang dilihat, tampak muthowwif itu sedang berada di lift bersama sejumlah jemaah lansia.
Beberapa jemaah lansia tersebut tampak duduk di kursi roda. Dia memvideokan kondisi saat itu, namun mengatakan hal-hal yang dinilai tidak sopan dan tidak pantas.
“Kalau bisa jangan berangkat umrah pas tua-tua. Nah, harus nambah kursi, dikit-dikit kursi, itu sudah duit, enggak ada yang gratis ini,” katanya.
“Tua numpuk dulu harta, beli rumah, beli mobil, umrahnya tua, ternyata di sini pingsan, dikit-dikit kursi, dikit-dikit sakit,” sambungnya.
Sontak video tersebut menjadi sorotan publik. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak pun buka suara soal video yang viral itu.
Bahkan, dia meminta agar muthowwif yang diduga menghina jemaah lansia untuk dimasukkan dalam daftar hitam atau blacklist.
“Saya sudah sampaikan supaya ada blacklist terhadap yang bersangkutan apabila kemudian itu melanggar etika terkait dengan fungsi yang bersangkutan sebagai muthowwif yang seharusnya membimbing jemaah haji,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (28/9/2026).
Menurut dia, seorang muthowwif harus memiliki kesabaran dan kemampuan saat membimbing jemaah di Tanah Suci.
“Jadi harusnya memang kesabaran itu adalah bagian hal yang penting. Kemudian fungsi-fungsi bimbingan itu harus ada di diri setiap muthowwif,” katanya.
Dahnil menegaskan muthowwif akan dipanggil dan dimintai keterangan terlebih dahulu. Setelah itu, sanksi akan diberikan sesuai dengan keterangan dan lainnya.
Selain itu, Dahnil meminta Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi serta jajaran Kementerian Haji dan Umrah untuk menindaklanjuti persoalan tersebut karena memiliki mekanisme pembinaan bagi para muthowwif.
Lagi-lagi, Danhil mengingatkan bahwa seorang muthowwif seharusnya mengedepankan perilaku dan akhlak yang baik ketika membimbing jemaah. (nsi)