- dok.basarnas
Ternyata Ini Alasan KM Virgo Belum Juga Diangkat ke Permukaan, Kemenhub Tegur Keras Pihak Asuransi P&I
Jakarta, tvonenews.com- Peristiwa tenggelamnya Kapal KM Virgo beberapa waktu lalu, mencuri perhatian publik. Sebab kurang lebih satu minggu sudah bangkai kapal belum juga diangkat ke permukaan.
Ternyata ada alasan soal operasi pengangkatan bangkai kapal atau istilahnya "salvage" dari kapal motor atau KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa belum dilakukan.
Hal ini disampaikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Buntut dari keteralambatan salvage KM Virgo itu, pihak asuransi mendapatkan teguran keras.
- Antara
Kemenhub telah menegur keras lembaga asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I) terkait lambatnya pelaksanaan operasi “salvage” tersebut.
“Kementerian Perhubungan kini sudah menyampaikan surat teguran keras kepada P&I, bahkan kami pun dari jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sudah memberikan teguran yang kedua kepada pemilik KM Virgo untuk segera melaksanakan kegiatan salvage ini,” jelas Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-16 kecelakaan KM Virgo.
Seperti diketahui, peristiwa nahas itu, sudah terjadi sejak Minggu (13/9). Kejadian yang masih menjadi tanda tanya, apa penyebab dan apakah masih ada korban atau tidak yang terjebak dalam kapal KM Virgo.
Hinggak kini sudah tercatat sampai pada hari ke-16 operasi SAR, Senin, pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 179 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 71 orang meninggal dunia, sementara 64 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Lantas, apa alasan dari lamanya operasi pengangkatan bangkai kapal atau istilahnya "salvage" dari KM Virgo Transport 8?
Sehubungan dengan ini, Kemenhub menyampaikan sudah ada dua alasan yang diketahui dengan adanya operasi salvage yang belum dilaksanakan oleh pihak perusahaan asuransi.
Dalam keterangannya, Heri menyebutkan kalau tim SAR gabungan dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut telah mendorong pemilik kapal untuk segera melaksanakan pengangkatan kapal KM Virgo.
Namun ternyata pihak perusahaan diduga masih dalam pertimbangan untuk menunjuk mitra pelaksana salvage KM Virgo.
“Memang agak kesulitan dari pihak asuransi P&I-nya ini masih menimbang, ada dua perusahaan besar yang dia tunjuk sebenarnya, tapi saya belum bisa pastikan perusahaannya yang mana salah satu, tapi ada dua perusahaan besar yang mau ditunjuk,” katanya.