news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Waspada! Prakiraan Cuaca Besok 16 Oktober 2025 untuk Warga di Wilayah Ini Bakal Merasakan Fenomena El Nino.
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/X BMKG-antara

DEN Ingatkan Risiko El Nino, Harga Pangan 2027 Perlu Diantisipasi Sejak Sekarang

DEN meminta pemerintah menyiapkan mitigasi El Nino dan La Nina untuk menjaga produksi pangan serta mencegah tekanan harga pada 2027.
Selasa, 29 September 2026 - 22:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengingatkan pemerintah untuk mulai menyiapkan mitigasi menghadapi potensi dampak El Nino yang dapat berlanjut hingga 2027. Langkah antisipasi dinilai penting untuk menjaga produksi dan distribusi pangan agar tidak memicu tekanan terhadap harga.

Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu mengatakan perubahan iklim menjadi salah satu risiko yang perlu diperhatikan pemerintah di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Mari, El Nino diperkirakan berlangsung hingga akhir 2026. Dampaknya berpotensi masih terasa pada tahun berikutnya sebelum kondisi cuaca kemudian beralih menuju La Nina.

Hal tersebut disampaikan Mari saat ditemui setelah menghadiri Kontan Economic & Demographic Forum di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

El Nino Bisa Ganggu Produksi dan Distribusi Pangan

Mari menjelaskan El Nino dapat menyebabkan kekeringan yang kemudian berdampak terhadap produksi pangan. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas transportasi dan distribusi sejumlah komoditas.

Gangguan cuaca yang terjadi perlu diantisipasi sejak awal karena persoalan produksi dan distribusi dapat berpengaruh terhadap ketersediaan barang di pasar.

Karena itu, pemerintah diminta memberikan perhatian khusus terhadap kondisi pangan, terutama untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga.

"Ini pangan harus benar-benar kita waspadai, karena harga pangan tentunya, ketersediaan pangan dan harga pangan perlu kita waspadai," ujar Mari.

Menurut dia, mitigasi tidak cukup dilakukan ketika dampak cuaca ekstrem sudah terjadi. Pemerintah perlu memiliki perencanaan yang dapat mengantisipasi risiko terhadap produksi pangan sekaligus memastikan distribusi tetap berjalan.

Transisi ke La Nina Juga Perlu Diwaspadai

Risiko terhadap perekonomian tidak berhenti ketika El Nino berakhir. Mari mengatakan pemerintah juga perlu mengantisipasi kemungkinan peralihan kondisi cuaca menuju La Nina.

Jika El Nino identik dengan kondisi yang lebih kering, La Nina dapat meningkatkan curah hujan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko banjir dan kembali mengganggu kegiatan produksi maupun distribusi barang.

Dengan adanya potensi perubahan kondisi cuaca tersebut, pemerintah perlu menyiapkan mitigasi secara menyeluruh.

Mitigasi tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari menjaga produksi pangan, memastikan distribusi komoditas tetap lancar, hingga meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana alam.

Langkah tersebut penting agar gangguan akibat cuaca tidak berkembang menjadi persoalan pasokan yang kemudian memberikan tekanan terhadap harga pangan.

Risiko Ekonomi 2027 Bukan Hanya dari Cuaca

Selain risiko perubahan iklim, Indonesia juga masih menghadapi sejumlah tantangan eksternal yang dapat memengaruhi perekonomian menuju 2027.

Ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Perubahan kebijakan perdagangan tersebut dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi global dan kemudian memberikan pengaruh terhadap perekonomian domestik.

Risiko lainnya adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia serta harga minyak yang masih berada pada level tinggi.

Mari memperkirakan harga minyak masih dapat bertahan pada level tinggi hingga 2027. Kondisi tersebut berkaitan dengan perkembangan konflik geopolitik di sejumlah kawasan.

Harga minyak menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena perubahan harga komoditas energi dapat memberikan dampak terhadap biaya ekonomi dan aktivitas masyarakat.

Di tengah berbagai risiko tersebut, pemerintah perlu memastikan kebijakan mitigasi tidak hanya berfokus pada satu sektor. Antisipasi terhadap perubahan iklim, pangan, energi, perdagangan, hingga kondisi ekonomi global perlu dilakukan secara bersamaan.

Teknologi dan AI Jadi Tantangan Baru

Di luar persoalan cuaca dan ekonomi global, perkembangan teknologi serta kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) juga menjadi tantangan yang perlu direspons Indonesia.

Mari menyebut perkembangan teknologi dan AI sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan pada tahun ini maupun tahun depan.

Menurutnya, perubahan teknologi berlangsung bersamaan dengan berbagai dinamika ekonomi lainnya. Karena itu, Indonesia perlu mempersiapkan respons terhadap perkembangan tersebut di tengah upaya menjaga stabilitas ekonomi.

Dengan berbagai risiko yang berpotensi muncul secara bersamaan, perencanaan mitigasi menjadi salah satu kebutuhan penting menuju 2027. Khusus untuk El Nino dan potensi transisi menuju La Nina, perhatian terhadap produksi serta distribusi pangan menjadi penting agar gangguan cuaca tidak berkembang menjadi tekanan terhadap ketersediaan dan harga pangan.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:34
20:26
11:49
04:30
01:21
04:42

Viral