- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Diamuk Massa Usai Petantang-petenteng Ngaku Polisi, Kedok Pria di Jakarta Timur Terbongkar Gara-gara Benda di Pinggangnya
Jakarta, tvOnenews.com - Aksi nekat seorang pria berinisial JM (34) yang berlagak menjadi aparat kepolisian berbuntut panjang.
Pria asal Bekasi tersebut diringkus jajaran Polsek Duren Sawit setelah kedapatan memicu kegaduhan sambil menyelipkan sepucuk senjata api tiruan alias pistol mainan di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
"Ada seorang warga yang mengaku anggota Polri, sehingga kami amankan ke Polsek Duren Sawit dan dilakukan pemeriksaan," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (1/10).
Terungkapnya kedok polisi gadungan ini berawal saat regu patroli Polsek Duren Sawit melintas di kawasan tersebut.
Saat itu, aparat mencurigai adanya kerumunan dan keributan warga di pinggir jalan, tepat di pelataran Apotek Kaisar.
"Ketika kami sedang melaksanakan kegiatan patroli di Jalan Haji Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kami menemukan ataupun mendengar ribut-ribut yang ada di pinggir jalan di depan Apotek Kaisar," jelas Sutikno.
Petugas kepolisian segera menghentikan mobil patroli untuk melerai pertikaian tersebut. Namun, setelah identitas JM diperiksa secara saksama di tempat, pria itu terbukti bukan bagian dari Korps Bhayangkara.
"Setelah selesai pemeriksaan, ternyata yang bersangkutan adalah bukan seorang anggota Polri. Jadi saya tegaskan, mereka bukan anggota Polri," ucap Sutikno.
Masyarakat sekitar yang sempat tertipu dan geram dengan lagak arogan JM dilaporkan sempat melayangkan bogem mentah hingga pelaku babak belur, sebelum akhirnya diselamatkan petugas ke kantor polisi.
Selain perihal status keanggotaan palsu, pihak berwajib saat ini tengah mengusut dugaan tindak pidana lain yang hendak dilakukan pelaku.
"Dalam konstruksi peristiwa yang terjadi, kami terlusuri adanya unsur pemerasan. Kami masih melakukan pendalaman penyelidikan lebih lanjut. Sehingga kami masih perlu mengumpulkan bukti-bukti lainnya," kata Sutikno.
Kecurigaan warga mengenai benda menyerupai senjata api yang dibawa pelaku juga terjawab usai penggeledahan.
Polisi mendapati benda di balik pinggang JM bukanlah senjata sungguhan yang berbahaya, melainkan mainan belaka.
"Pada saat kami amankan, kami lakukan penggeledahan, di pinggangnya ternyata ada pistol mainan. Jadi bukan senjata api beneran, tetapi pistol mainan yang dibawa-bawa oleh si pelaku yang berinisial JM," ujar Sutikno.
Peristiwa ini sebelumnya menjadi sorotan publik dan viral di jagat maya usai diunggah akun Instagram @gema.jakarta.
Dari narasi video yang beredar luas, JM disebut-sebut sempat mengaku sebagai anggota unit khusus bentukan Polda Metro Jaya.
Pelaku bahkan dikabarkan sempat menodongkan senjata mainan miliknya kepada warga yang menegurnya, sesaat setelah permintaannya ditolak oleh pegawai apotek setempat.
Hingga saat ini, penyidik Polsek Duren Sawit masih terus memeriksa JM guna mengungkap motif sesungguhnya di balik aksi penyamaran tersebut. (ant/dpi)