- dp3akkb.bantenprov.go.id
Sederet Pengalaman Cemerlang dari Kapolri Baru Komjen Suyudi Ario Seto, Kompolnas Akui Kinerja Bagus
Jakarta, tvOnenews.com- Hari ini (1/10) Kapolri baru resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Ternyata Komjen Suyudi Ario Seto punya pengalaman cemerlang.
Sosok Komjen Suyudi Ario Seto resmi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolri. Suyudi memiliki pengalaman panjang yang sangat matang, sehingga layak menjadi calon kandidat Kapolri.
Hal tersebut disampaikan Ketua harian Kompolnas Arif Wicaksono, yang ikut menyoroti isu calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Dia memuji kinerja Kapolri baru tersebut. Pribadi yang tidak diragukan pengalamannya dan layak. "kalau dari pengamatan kami Kompolnas, Suyudi ini merupakan sosok yang visoiner," jelasnya dikutip dari youtube tvonenews, Kamis (1/10).
- Setpres
Sederat pengalaman cemerlang tersebut disampaikan Kompolnas Arif, sebagai berikut:
-Kapolsek: Pernah menjabat sebagai Kapolsek Pasar Minggu dan Kapolsek Tanah Abang.
-Kapolres: Berpengalaman memimpin Polres Majalengka, Polres Bogor, dan Polres Metro Jakarta Pusat.
-Wakapolda & Kapolda: Pernah dipercaya memimpin wilayah hukum di jajaran Polda Metro Jaya serta Polda Bante
-BNN: Suyudi jadi Kepala BNN sejak Agustus 202
Bila dirangkum dari berbagai sumber, disebutkan Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Sebagian besar kariernya dihabiskan di Korps Reserse.
- dok.kolase tvOnenews.com
"Beliau juga melaksanakan tugas dengan baik ya, dia yang pernah menjabat sebagai kepala BNN, juga memiliki latarbelakang sebagai (kepala) reserse, dan juga pernah jadi kapolda banten dan bisa melakukan tugas dengan baik," jelas Kompolnas Arif Wicaksono.
Sehubungan dengan posisinya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025. Ternyata pengalamannya mendapat apresiasi positif, termasuk dari mantan Kapolri Tito Karnavian karena kompetensinya dalam pemberantasan narkotika dan menjaga stabilitas keamanan nasional sangat mumpuni.
Bahkan juga selama memimpin BNN, Suyudi menjadi perhatian publik karena membongkar kasus besar peredaran narkotika internasional pada Desember 2025.
Suyudi bersama tim berhasil mengungkap penyeludupan sabu seberat dua ton yang dikendalikan Dewi Astutik alias PA. Diketahui nilai narkoba mencapai Rp5 triliun.
Sebelumnya, Komjen Suyudi mengikuti uji kelayakan bersama Komisi III DPR RI dan disetujui menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Sebelumnya, Komjen Suyudi mengikuti uji kelayakan bersama Komisi III DPR RI. Akhirnya, disetujui DPR menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam rapat, Habiburokhman mengatakan keputusan tersebut mendapat persetujuan dari para fraksi partai politik, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), dan pimpinan DPR RI.
"Kita langsung saja, apakah secara aklamasi dapat disetujui?" tanya Habiburokhman yang dijawab setuju oleh seluruh anggota DPR RI yang hadir.
Dengan keputusan tersebut, uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI telah selesai. Lalu, hasil keputusan Komisi III DPR RI itu akan langsung dibawa ke tingkat Rapat Paripurna DPR RI.
Sebelum uji kelayakan Kapolri baru. DPR RI menerima Surat Presiden (Surpres) perihal permohonan uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri. Lalu menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri usulan Presiden.
"Pimpinan DPR mendapatkan surat dari Presiden dan Ketua DPR. Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri," kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.(klw)