news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengakuan kontroversial seorang figur berinisial AA yang dikenal sebagai kiai di Kabupaten Jember memicu polemik besar di tengah masyarakat..
Sumber :
  • Dokumentasi tvOne

Update Kasus Oknum Kiai di Jember Mengaku Bertemu Allah dan Rasul, Segera Diperiksa Polisi

Pengakuan kontroversial seorang figur berinisial AA yang dikenal sebagai kiai di Kabupaten Jember memicu polemik besar di tengah masyarakat. 
Senin, 5 Oktober 2026 - 04:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengakuan kontroversial seorang figur berinisial AA yang dikenal sebagai kiai di Kabupaten Jember memicu polemik besar di tengah masyarakat. 

Lewat tayangan video yang tersebar di media sosial, AA secara terbuka mengklaim pernah bertatap muka dengan Allah SWT serta Nabi Muhammad SAW dalam kondisi sadar penuh. 

Pernyataan tak lazim ini sontak menyulut keresahan publik hingga berujung pada laporan resmi dugaan penistaan agama oleh kelompok Dekeng Nasional Tobat ke Mapolres Jember pada 21 September 2026.

Merespons gelombang aduan warga, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember langsung bergerak cepat. 

Untuk membedah konteks keagamaan dari konten yang dipersoalkan secara komprehensif, kepolisian menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat sebagai rujukan ahli.

"Mengingat kaitannya dengan dugaan penistaan agama, tentunya penyidik akan selalu berkoordinasi dengan pihak MUI Jember untuk mendalami modus yang dilakukan oleh terlapor," kata Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember Ipda Harry Sasono di Jember, Minggu (4/10).

Harry memastikan proses hukum terhadap warga asal Kecamatan Sumberbaru itu terus berjalan. 

Serangkaian pemanggilan telah dilayangkan kepada saksi-saksi kunci, dan penyidik kini bersiap memeriksa AA guna menggali motif di balik pernyataannya.

"Kami telah memeriksa beberapa saksi, termasuk saksi pelapor dan dalam waktu dekat kami juga akan memeriksa saksi terlapor. Kami terus melakukan pendalaman dalam kasus itu," tuturnya.

Menyadari sensitifnya perkara yang menyangkut ranah keyakinan, jajaran Polres Jember bersama Polsek Sumberbaru memperketat langkah antisipatif di wilayah domisili terlapor. 

Aparat mengedukasi warga sekitar agar tidak terpancing emosi maupun melakukan tindakan persekusi atau main hakim sendiri.

"Kami juga mengimbau warga tidak mudah terprovokasi terhadap kasus itu karena aparat kepolisian masih bekerja untuk menindaklanjuti perkara tersebut," katanya.

Sebelum persoalan ini bergulir ke ranah hukum pidana, jalur musyawarah sejatinya sudah pernah diupayakan di kantor Polsek Sumberbaru yang melibatkan tokoh masyarakat serta MUI tingkat kecamatan. 

Dalam pertemuan tersebut, AA disarankan untuk mencabut unggahannya sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada umat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral