- Antara
Absen Panggilan KPK karena Agenda Internal, Pemeriksaan Menteri Nusron Wahid Bakal Dijadwalkan Ulang
Keempat figur tersebut ditengarai KPK sebagai orang-orang dekat Nusron.
Guna mengumpulkan bukti, KPK melancarkan serangkaian upaya paksa berupa penggeledahan maraton.
Pada 17 September 2026, penyidik menyisir ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi, serta kantor direktorat terkait. Kala itu, KPK menegaskan tidak menyentuh ruang kerja Nusron.
Perburuan bukti berlanjut pada 18 September 2026 dengan menyasar kantor Summarecon di Jakarta serta rumah tinggal Lampri di Bekasi. Tiga hari berselang (21 September 2026), giliran kantor Summarecon di Kabupaten Bogor yang digeledah.
Tak berhenti di situ, KPK memperluas jangkauan ke Jawa Timur dengan mendatangi Kantor Pertanahan Kota Mojokerto pada 23 September 2026, berlanjut ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Jatim dan rumah milik Lampri di Nganjuk pada 24 September 2026.
Terakhir, penyidik menyisir kantor PT Bela Parahiyangan Investindo di kawasan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada 29 September 2026. (ant/dpi)