- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Nasib Guru Seni di SMKN 27 Diduga Lecehkan Muridnya Terungkap, Tak Diberi Kesempatan Jadi Guru Lagi di Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Nasib guru seni budaya di SMKN 27 Jakarta yang diduga melecehkan muridnya diungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pramono mengatakan oknum guru itu telah diberhentikan dari posisinya saat ini. Bahkan, guru seni budaya itu tidak lagi diberikan kesempatan untuk menjadi tenaga pendidik di wilayah Jakarta.
“Saya sudah meminta untuk diberikan sanksi sekeras-kerasnya, setegas-tegasnya, dan tidak diberikan kesempatan kepada yang bersangkutan menjadi pendidik,” katanya, Rabu (8/10/2026).
Adapun alasan Pramono meminta agar pelaku tidak lagi diberi kesempatan menjadi guru di seluruh sekolah di Jakarta karena tindakannya telah mencoreng marwah dari tenaga pendidik.
“Karena apa yang dilakukan sudah betul-betul mencederai kepercayaan publik selama ini kepada yang bersangkutan, yang sudah menjadi pendidik. Jadi enggak bisa lagi menjadi pendidik di Jakarta,” ujarnya.
Kesaksian Eks Murid
Sebelumnya viral di media sosial seorang guru seni di SMKN 27 Jakarta diduga melecehkan muridnya.
Bahkan, salah satu murid yang pernah diajar olehnya menceritakan kisahnya lewat akunnya di media sosial @n*fs*ah*b.
Eks murid ini mengaku pernah menjadi korban oknum guru tersebut. Dia mengatakan oknum guru itu mengajar mata pelajaran seni budaya.
Menurut pemilik akun, oknum guru seni budaya itu sering memberikan hukuman fisik kepada murid yang tidak hafal materi pelajaran, misalnya suling dan pianika.
Dia juga menyebut guru seni itu tidak melihat apakah murid itu laki-laki atau perempuan.
Dalam pengakuannya, eks murid ini juga pernah dicubit hingga kulitnya menjadi keungu-unguan.
"Setiap ada hafalan suling/pianika yang enggak hafal pokoknya kena cubitannya dia yang sampai keungu-unguan," tulisnya. (ant/nsi)