news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

RSUD Dr. Soetomo.
Sumber :
  • sandi irwanto

Heboh Bayi 24 Hari Meninggal Setelah Dikasih Telur Mentah Saat Demam, Ini Kata RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Bayi bernama Alena itu meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.10 WIB pagi setelah menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.
Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Kasus meninggalnya bayi berusia 24 hari setelah diduga diberikan telur mentah di Kota Surabaya, Jawa Timur viral di media sosial.

Bayi bernama Alena itu meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.10 WIB pagi setelah menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Hal itu disampaikan langsung oleh pihak Humas RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

“Pasien bayi tersebut meninggal dunia tadi pagi pukul 07.10 WIB. Kami turut berduka cita mendalam kepada pihak keluarga atas meninggalnya pasien bayi tersebut,” kata Humas RSUD Dr. Soetomo.

Bayi 24 hari di Surabaya meninggal dunia usai dicekoki telur mentah oleh neneknya.
Sumber :
  • Threads/calistaarisha

Diduga Dicekoki Telur Mentah

Nasib tragis harus dialami seorang bayi perempuan mungil yang baru berusia 24 hari di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Bayi tersebut harus meninggal dunia seusai menjalani perawatan medis secara intensif selama 3 hari di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Sebelum akhirnya meninggal dunia, kondisi kesehatan bayi yang diketahui bernama Alena tersebut sempat memburuk akibat tindakan fatal yang dilakukan oleh neneknya sendiri.

Sang nenek nekat mencekoki Alena dengan telur mentah. Perbuatan tersebut diduga dilakukan karena sang nenek percaya dengan memberikan telur mentah, demam tinggi yang dialami sang bayi akan cepat turun.

"Dengan berat hati aku menyampaikan Alena telah berpulang. Alena sudah tidak sakit lagi. Alena sudah jadi bidadari di sana," tulis Calista Arisha, tante korban, lewat akun Threads miliknya @calistaarisha, dikutip pada Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan keterangan dari tante korban, kondisi fisik Alena kian memburuk secara drastis saat memasuki hari ketiga masa perawatan di rumah sakit. 

Bahkan, sebelum meninggal bayi malang tersebut sempat mengalami kejang-kejang.

"Hari ini kondisi Alena sempat kejang. Ibunya juga down keingat sama apa yang dilakuin mertuanya," tulis Calista.

Demi menyelamatkan nyawa Alena yang sudah dalam kondisi sangat kritis, tim dokter rumah sakit mengambil langkah medis darurat dengan melakukan tindakan transfusi darah putih.

Kendati segudang upaya medis terbaik telah dikerahkan, nyawa Alena tetap tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Kasus yang sangat memprihatinkan ini pertama kali mencuat di platform media sosial Threads hingga akhirnya viral dan menarik perhatian publik di berbagai jejaring media sosial lainnya. (ism/muu)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral