news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan tegas menyusul beredarnya selebaran digital dan meme provokatif yang mencatut identitas resmi lembaga..
Sumber :
  • Antara

Namanya Dicatut Dalam Seruan Provokasi Duduki DPR, Pondok Pesantren Lirboyo Bakal Seret Pelakunya ke Polisi

Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan tegas menyusul beredarnya selebaran digital dan meme provokatif yang mencatut identitas resmi lembaga. 
Senin, 12 Oktober 2026 - 01:15 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan tegas menyusul beredarnya selebaran digital dan meme provokatif yang mencatut identitas resmi lembaga. 

Para santri, alumni, wali santri, hingga publik diimbau agar tetap tenang dan tidak terseret narasi sesat yang digulirkan oknum tak bertanggung jawab.

Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, Kiai Abdul Muid, menegaskan bahwa lembaga pimpinannya sama sekali tidak ada kaitannya dengan ajakan liar yang sedang beredar di jagat maya tersebut.

"Pondok Pesantren Lirboyo sama sekali tidak pernah mengeluarkan seruan, pamflet, atau maklumat seperti yang digambarkan dalam meme palsu tersebut," katanya di Kediri, Minggu (11/10).

Pihak Lirboyo sangat mengecam manipulasi visual yang secara serampangan membajak nama besar, atribut lambang, serta kehormatan pesantren untuk kepentingan politik maupun agenda terselubung pihak tertentu. 

Pasalnya, muatan dalam selebaran palsu tersebut memuat narasi ekstrem berupa hasutan untuk menduduki Kompleks Parlemen (DPR/MPR), Istana Negara, hingga Gedung Wakil Presiden.

"Nama baik dan kehormatan pesantren tidak boleh dimanfaatkan oleh siapa pun untuk agenda terselubung yang merugikan masyarakat dan menodai maruah lembaga," kata dia.

Kiai Abdul Muid menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi institusi. Karena itu, masyarakat diharapkan mengedepankan asas tabayyun (verifikasi) secara jeli sebelum mempercayai atau membagikan konten yang mengatasnamakan Lirboyo. 

Pembajakan lambang tanpa izin ini dinilai bukan hanya merusak reputasi pesantren, melainkan juga berpotensi menciptakan gesekan di tengah warga.

Pihak pesantren pun melayangkan ancaman keras kepada pihak-pihak yang memproduksi, menyunting, hingga menyebarkan hoaks tersebut agar secepatnya menghentikan aksinya serta mencabut konten itu dari peredaran.

"Tindakan mencatut nama dan atribut pesantren secara ilegal serta menyebarkan fitnah/penyesatan opini adalah pelanggaran hukum yang serius," kata dia.

Tak sekadar membantah, otoritas Pesantren Lirboyo menegaskan kesiapan membawa perkara ini ke ranah hukum dan menggandeng aparat penegak hukum untuk memburu para dalangnya.

"Kami akan menempuh jalur hukum baik pidana (UU ITE) maupun perdata, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas, menangkap, dan memproses hukum pelaku demi menjaga nama baik dan kehormatan Pondok Pesantren Lirboyo," kata dia.

Ia menyerukan kepada segenap santri, keluarga besar Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL), para orang tua santri, serta para simpatisan di seluruh penjuru Tanah Air untuk tetap mengutamakan kedamaian, menjunjung tinggi kebenaran data, dan senantiasa menjaga muruah pondok pesantren sebagai kawah candradimuka pendidikan Islam. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral