- Ist
Bikin Bangga! Teater Tanah Air Borong 4 Penghargaan di Spanyol
Jakarta, tvOnenews.com - Teater Tanah Air kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih empat penghargaan dalam festival teater internasional di Spanyol. Pencapaian tersebut diraih pada ajang 10th International Children’s Theater Festival - Future for Kids 2026 yang diselenggarakan di Valencia pada 5-8 Oktober 2026.
Kelompok teater asal Indonesia itu berhasil menyabet posisi kedua Grup Terbaik (Second Place), Penghargaan Pilihan Penonton (Audience Choice Award), serta Koreografi Terbaik (Best Choreography) berkat arahan Reboo Annur. Sementara itu, penghargaan Pemeran Pembantu Terbaik (Best Supporting Actor) berhasil diraih Alexa Rahman.
Pimpinan Produksi Teater Tanah Air, Nuansa Ayu Jawadwipa, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain dan tim produksi. Dukungan berbagai pihak juga menjadi faktor penting yang mengantarkan kelompok teater tersebut meraih pengakuan internasional.
Menurut Nuansa, empat penghargaan itu bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi seni. Prestasi tersebut sekaligus membuktikan kemampuan anak-anak Indonesia dalam menyampaikan pesan kemanusiaan, perdamaian, dan kepedulian lingkungan melalui pertunjukan teater.
"Berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, dan membawa nama bangsa ke panggung internasional," kata Nuansa kepada media, Selasa (13/10/2026).
Dalam persaingan kategori Grup Terbaik, Indonesia melalui Teater Tanah Air menempati peringkat kedua. Posisi pertama menjadi milik Rumania, sedangkan Slovenia harus puas berada di urutan ketiga.
Keberhasilan itu semakin membanggakan karena Indonesia menjadi satu-satunya peserta dari luar Eropa dalam festival tersebut. Teater Tanah Air bersaing dengan perwakilan tujuh negara Eropa, yakni Spanyol, Portugal, Siprus, Denmark, Georgia, Rumania, dan Slovenia.
Pada kesempatan tersebut, Teater Tanah Air menampilkan pertunjukan berjudul *Spectacle PEACE: A Visual Theatre Performance*. Karya yang ditulis sastrawan Putu Wijaya dan disutradarai Jose Rizal Manua itu mengangkat isu perdamaian, kemanusiaan, serta kelestarian lingkungan.
Pertunjukan tersebut mengandalkan kekuatan visual dan karakter simbolis untuk menyampaikan pesan kepada penonton. Sejumlah tokoh yang dihadirkan antara lain Pemburu Jahat, Telur dan Anak Dinosaurus, Lima Anak Benua, serta Anak Raksasa Gimbal.
Melalui karakter-karakter tersebut, para pemain mengajak penonton memahami pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Pertunjukan itu juga menyoroti tanggung jawab manusia dalam melindungi bumi dan menciptakan kehidupan yang lebih damai.
Nuansa menilai seni pertunjukan dapat menjadi media untuk mempererat hubungan antarnegara tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, keikutsertaan Teater Tanah Air dalam festival di Valencia juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kreativitas dan nilai kemanusiaan Indonesia kepada masyarakat dunia.
"Melalui pendekatan artistik tersebut, Teater Tanah Air menunjukkan bahwa seni dapat menjadi jembatan persahabatan antarbangsa. Panggung teater tidak hanya berfungsi sebagai ruang ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya untuk menyuarakan nilai-nilai universal tentang perdamaian, kemanusiaan, persatuan, dan pelestarian lingkungan," ujar Nuansa.
Sebanyak 13 pemain anak turut ambil bagian dalam pementasan tersebut. Mereka adalah Iona Andalucia, Agra Svarnabhumi, Sagara Nirankara, Alexa Rahman, Pravda Svarnadvipa, Novita Rezki Salsabila, Tiara Azzahra, Almahyra Callista, Najwa Muyassarah, Neyla Rezki Novita Minowa, Moira Mazaya, Quera Shahira, dan Sara Ahza.
Penampilan para pemain juga didukung 11 anggota tim yang terlibat dalam berbagai persiapan produksi. Kolaborasi seluruh tim menjadi bagian penting dalam menghadirkan pertunjukan yang mendapat apresiasi di festival internasional tersebut.
Rasa bangga turut disampaikan Enik Suryantik, orang tua dari Neyla dan Novita yang menjadi bagian dari kelompok teater tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain serta pendampingan yang diberikan seluruh kru selama mengikuti kompetisi.
"Saya bangga melihat anak-anak Indonesia bisa tampil dan meraih penghargaan di panggung internasional. Terima kasih kepada Teater Tanah Air dan seluruh kru yang telah membimbing serta mendampingi anak-anak dengan penuh dedikasi," ujar Enik.
Raihan empat penghargaan di Spanyol menjadi pencapaian penting bagi Teater Tanah Air dalam memperkenalkan karya seni Indonesia ke tingkat global. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di panggung internasional sambil menyuarakan pesan perdamaian, persahabatan, dan kepedulian terhadap lingkungan.