news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Hanif Faisol Nurofiq.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Kemenko Pangan Gandeng 500 Perusahaan Demi Atasi Karhutla Kalteng

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan mengambil langkah taktis untuk menanggulangi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengepung Kalteng
Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan mengambil langkah taktis untuk menanggulangi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengepung Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pemerintah secara resmi melibatkan hampir 500 unit usaha dari sektor perkebunan dan kehutanan untuk membantu penanganan karhutla bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pengerahan masif korporasi ini bertujuan menopang wilayah-wilayah kritis yang membutuhkan tambahan peralatan dan personel pemadam secara cepat.

"Hari ini di Kalimantan Tengah kita gerakkan hampir 500 unit. Metodologi ini, kerja sama badan usaha dengan pemerintah, kita perluas," ujar Hanif seusai Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Petugas berjibaku memadamkan titik karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • Antara

Pola kolaborasi publik-swasta ini sebelumnya terbukti sukses diterapkan di Kalimantan Selatan dengan menggandeng 350 perusahaan guna mengamankan 10.000 hektare lahan gambut dan pertanian.

Kemenko Pangan kini mengidentifikasi titik rawan utama di Kalteng, utamanya wilayah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau.

Tim gabungan langsung menerjunkan tim verifikasi lapangan guna memetakan kanalisasi, ketersediaan sumber air, hingga pembagian porsi personel.

"Keterlibatan pelaku usaha diharapkan dapat menjangkau penanganan kebakaran di luar wilayah konsesi masing-masing melalui kontribusi sukarela, tanpa mengurangi tanggung jawab terhadap areal yang dikelola," tambah Hanif.

Langkah pemerintah ini mendapat sambutan positif dari dunia usaha. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Soewarso mengonfirmasi kesiapan seluruh anggotanya menyiagakan personel serta peralatan pemadam hingga ke area luar konsesi.

"Kami minta semua anggota melalui cabang-cabang untuk mengecek kesiapan mereka. Penanganan paling utama ini memang harus mencari sumber air dulu," terang Soewarso.

Guna mengatasi pekatnya kabut asap yang mengganggu jarak pandang di bandara Kalteng, Kementerian Kehutanan juga menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 15–16 Oktober 2026 dengan penerbangan semai awan yang disiagakan dari Banjarmasin.

Upaya lintas sektor ini dipicu komitmen kuat pemerintah dalam mengamankan kawasan strategis nasional demi keberlanjutan agenda swasembada pangan, energi, dan air.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral