- Instagram @bharaset42nusantara
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur
Jakarta, tvOnenews.com - Kematian tragis anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara), Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai (Bharatu Valdo), di Mako Polairud Pondok Cabe, Tangerang Selatan, menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga.
Pihak keluarga, melalui kuasa hukumnya, menuntut pengusutan tuntas atas insiden yang terjadi pada Jumat (16/10) tersebut.
Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, mengaku kaget saat melihat kondisi fisik kliennya sebelum jenazah diterbangkan ke Larantuka.
Ia menduga tindakan yang dialami korban melampaui sekadar penembakan biasa.
“Melihat tubuh korban yang sangat parah yaitu bekas tembakan, bekas luka yang dilakukan dengan sangkur, kami sangat mengharapkan harus diusut tuntas karena pelakunya kemungkinan bukan hanya satu orang karena lukanya begitu banyak dengan senjata tajam yang sudah disita, ada sangkur, ada senapan, dan sebelum jenazah dikirim ke Larantuka,” ungkap Petrus dalam keterangannya, Minggu (18/10).
Petrus mengaku saat ini keluarga masih gelap mengenai motif di balik tindakan keji tersebut.
Meskipun pihak kepolisian telah menahan seorang tersangka, keluarga tetap merasa ada teka-teki yang belum terjawab.
“Yang jelas salah satu tersangkanya sudah ditahan sehingga kami belum jelas apa yang menjadi latar belakang pembunuhan tersebut. Kira-kira antara pelaku dan korban ada masalah apa?” tanya Petrus.
Ia pun mendesak Kapolri untuk memberikan perhatian khusus agar kasus ini tidak menguap begitu saja dan keadilan bagi keluarga bisa ditegakkan.
“Kami berharap Kapolri memberi atensi yang sungguh-sungguh terhadap pengungkapan kasus terbunuhnya Laurentius Valdo Fernandez Lewai,” tegasnya.
Respons Polda Metro Jaya
Di pihak lain, Polda Metro Jaya menegaskan telah mengamankan oknum polisi berinisial AR yang diduga menjadi pelaku penembakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa tersangka saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Minggu (18/10).
Budi memastikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional, objektif, dan akuntabel. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Bharatu Valdo.