- ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa
Prabowo Ingatkan Sumpah Pemuda kepada Siswa Taruna Nusantara: Mengapa Sejarah Penting bagi Generasi Muda
Bangsa Indonesia terdiri atas beragam suku, budaya, bahasa, dan latar belakang. Keberagaman tersebut membutuhkan kesadaran untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.
Presiden juga menyinggung warisan para pendiri bangsa berupa semangat Bhinneka Tunggal Ika. Prinsip tersebut menjadi landasan kehidupan bernegara yang mengakui perbedaan, tetapi tetap menjaga kesatuan sebagai bangsa Indonesia.
Dalam konteks pendidikan, nilai tersebut penting ditanamkan sejak dini agar siswa tidak hanya memahami keberagaman sebagai pengetahuan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan menghargai perbedaan, bekerja sama, dan menghindari sikap yang memecah belah menjadi bagian dari karakter warga negara.
Prabowo mengingatkan bahwa pengalaman sejarah Indonesia memperlihatkan bagaimana lemahnya persatuan dapat membuka peluang bagi pihak luar untuk memecah belah masyarakat. Pengalaman penjajahan menjadi salah satu contoh yang perlu dipahami generasi muda agar tidak terulang dalam bentuk berbeda.
Belajar Sejarah agar Kesalahan Masa Lalu Tidak Terulang
Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada pentingnya mempelajari sejarah. Menurutnya, kemajuan teknologi tidak membuat pengetahuan tentang masa lalu kehilangan relevansi. Perubahan zaman tetap perlu dihadapi dengan pemahaman mengenai pengalaman, keputusan, dan kesalahan generasi sebelumnya.
"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," katanya.
Ia menilai sejarah dapat menjadi sumber pembelajaran untuk memahami perjalanan bangsa sekaligus mengenali risiko yang muncul ketika masyarakat kehilangan rasa persatuan. Karena itu, generasi muda perlu mempelajari bukan hanya keberhasilan para pendahulu, melainkan juga kekurangan dan keputusan yang membawa dampak buruk.
"Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tapi kita belajar dari kekurangannya," katanya.
Presiden turut mengingatkan adanya paham atau kepentingan kelompok yang berpotensi mengancam persatuan apabila ditempatkan di atas kepentingan bangsa. Meski demikian, ia menyatakan optimisme bahwa Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan.
Pesan Prabowo kepada siswa SMA Taruna Nusantara pada akhirnya kembali pada makna Sumpah Pemuda: kemajuan bangsa membutuhkan generasi yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menjaga persatuan.