- ANTARA/Azmi Samsul M
Tukang Bengkel di Cikupa Tangerang Siram Air Keras ke Temannya, Polisi Ungkap Kronologinya
Tangerang, tvOnenews.com - Seorang pria berinisial AN, menyiram air keras atau cairan kimia terhadap rekan kerjanya di bengkel dinamo di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (29/10/2026).
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pelaku sudah ditahan oleh tim Reskrim Polsek Cikupa.
"Saat ini terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif dari aksinya tersebut," katanya pada Jumat (30/10/2026).
Unit Resekrim Polsek Cikupa berhasil meringkus AN, tak lama setelah kejadian, saat pelaku hendak melarikan diri ke kampung halamannya di Palembang.
"Tersangka AN berhasil diamankan di kawasan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Kamis malam sekira pukul 19.00 WIB saat hendak kabur ke daerah Palembang," ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Cikupa Ipda Syaiful Rusdiansyah menerangkan peristiwa penyiraman air keras ini terjadi pada Kamis (29/10/2026), sekitar pukul 11.20 WIB di sebuah bengkel dinamo di Jalan Raya Serang, Kelurahan Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Saat itu, korban berinisial NY dan pelaku sedang beraktivitas di dalam bengkel tempat mereka bekerja.
"Kejadiannya secara tiba-tiba, pelaku AN menyiramkan cairan kimia atau air keras dari arah kepala atas korban yang sedang duduk membelakanginya," jelasnya.
Dengan tindakan itu, korban terkejut dan sempat melakukan perlawanan dengan menendang pelaku, namun tidak mengenainya.
Kemudian, korban mencoba menjauh, tetapi pelaku langsung mengambil sebatang pipa besi di dalam bengkel dan memukulkannya ke bagian dada serta punggungnya.
"Setelah melakukan aksinya, pelaku meletakkan kembali pipa besi tersebut dan melarikan diri dengan berlari," ujarnya.
Atas insiden itu, sejumlah warga dan saksi di sekitar lokasi sempat berupaya melakukan pengejaran, namun kehilangan jejak karena langsung beralih fokus menolong korban yang sekujur tubuhnya mulai memerah dan melepuh akibat tersiram cairan kimia.
"Para saksi kemudian segera melarikan korban ke RS Metro Hospital untuk mendapatkan penanganan medis darurat," pungkasnya. (ant)