news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Stasiun Kompresor Gas Kananghaur Timur (SKG KHT) di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat..
Sumber :
  • istimewa

Menjahit Timur dan Barat, Indramayu Simpul Raksasa yang Menyatukan Jaringan Gas Bumi Pulau Jawa

Stasiun yang dikelola PT Pertamina Gas (Pertagas) Operation West Java Area ini menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan transmisi gas bumi yang membentang dari Jawa Timur hingga Banten
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:43 WIB
Reporter:
Editor :

Selama ini, wilayah Indramayu dan Cirebon telah memiliki pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan kilang serta sejumlah industri yang sudah beroperasi.

Sementara itu, kebutuhan gas di sebagian kawasan industri Jawa Barat masih memerlukan dukungan tambahan pasokan.

Menurut Suwartono, keberadaan CISEM II dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut melalui pasokan yang dialirkan dari wilayah timur Pulau Jawa.

"Untuk wilayah Indramayu sendiri, pasokan gas existing sudah digunakan untuk kebutuhan Kilang Balongan maupun industri di Cirebon. Dengan terintegrasinya sistem ini, kebutuhan gas di wilayah Jawa Barat yang sebelumnya masih mengalami kekurangan dapat terbantu melalui pasokan dari timur," tuturnya.

Distribusi gas juga menjangkau kebutuhan rumah tangga melalui jaringan gas (jargas).
Dalam sistem tersebut, Pertagas berperan mengelola jaringan transmisi, sedangkan penyaluran melalui jaringan distribusi, termasuk untuk rumah tangga dan pelanggan industri tertentu, dilakukan oleh Perusahaan Gas Negara (PGN).

Adapun industri berskala besar, seperti kilang dan industri pupuk, dapat menerima pasokan langsung dari Pertagas melalui jaringan transmisi. Pembagian peran ini memperlihatkan bagaimana infrastruktur gas bekerja dalam satu rantai layanan, mulai dari pengangkutan gas dalam volume besar hingga distribusi kepada pengguna akhir.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan CISEM ditujukan untuk memperkuat infrastruktur gas bumi nasional.

Dalam pengoperasiannya, Pertagas mendapat penugasan sebagai operator jaringan CISEM II, termasuk melakukan pengoperasian dan pemeliharaan pipa beserta fasilitas pendukungnya.

"Secara aset, pipa ini merupakan milik pemerintah melalui Kementerian ESDM. Pertamina Gas ditunjuk sebagai operator CISEM II, dengan tugas mengoperasikan dan memelihara aset pipa serta fasilitas lainnya, sekaligus memastikan gas dapat dialirkan sesuai kebutuhan," terang Suwartono.

Jaringan CISEM II menggunakan pipa berdiameter 20 inci dengan ketebalan sekitar 9 milimeter dan panjang sekitar 245 kilometer. Ketika jaringan telah terisi dan berada dalam tekanan operasi, proses pengaliran gas dapat berlangsung relatif cepat.

Suwartono menjelaskan, berdasarkan kondisi operasi yang disampaikannya, pengisian jalur dapat berlangsung sekitar setengah jam setelah katup di sisi timur dibuka.

"Ketika pipa sudah terisi dan bertekanan, saat valve di sisi timur dibuka, aliran gas tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Paling sekitar setengah jam sudah terisi," ungkapnya.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral